Atlet Indonesia Terusir dari Wisma Atlet, Ini Kata INASGOC

Wakil Ketua Umum INASGOC, Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Stadion Si Jalak Harupat
Wakil Ketua Umum INASGOC, Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Stadion Si Jalak Harupat
Sumber :
  • VIVA.co.id/Adi Suparman

VIVA – Wakil Ketua INASGOC, Sjafrie Sjamsoeddin, melakukan kunjungan ke Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Senin 20 Agustus 2018. Kehadiran Sjafrie guna mengecek venue-venue Asian Games 2018, sekaligus memastikan semuanya berjalan dengan baik.

Sjafrie mengunjungi venue triathlon, tenis, dan sepak takraw. Menurutnya, operasional Asian Games di Palembang berjalan dengan baik, dan berbagai kekurangan segera dilakukan pembenahan. 

Dalam kesempatan ini, Sjafrie juga memberikan komentar terkait terusirnya atlet Indonesia dari wisma atlet yang berada di JSC. Menurutnya, pindahnya atlet Indonesia dari wisma ke hotel karena regulasi dari OCA soal kuota akomodasi di athlete village.

Sjafrie senang tim-tim cabor dari Indonesia yang bertarung di Palembang mau dipindahkan ke hotel. Walau berada di hotel, dia memastikan INASGOC akan tetap memenuhi segala hak para atlet, seperti konsumsi.

“Kami mengapresiasi atlet Indonesia yang sudah berbesar hati untuk pindah ke hotel, meskipun berstatus sebagai tuan rumah. Tapi, saya pastikan meski pindah ke hotel, perlakuan dan hak para atlet tetap sama. Contohnya untuk konsumsi, atlet yang di hotel juga mendapat katering dan tetap diperbolehkan memasuki dining hall di athlete village pagi, siang, maupun malam,” kata Sjafrie di Main Press Center (MPC).

Sebelumnya, ada tim sepakbola wanita Indonesia harus mengungsi ke Hotel Zuri karena tak mendapatkan kamar di wisma. Pelatih Garuda Pertiwi, Satia Bagdja, mengaku kecewa dengan keputusan pindah tersebut karena kesulitan mengontrol langsung para pemainnya. (one)