Final Dramatis, Chen Yufei Juarai Hong Kong Open

BWF World Tour.
Sumber :
  • VIVA.co.id

VIVA – Setelah puasa gelar selama 5 tahun, akhirnya China berhasil membawa pulang gelar juara tunggal putri dari BWF World Tour Super 500, Hong Kong Open 2019.

img_title Jonatan Christie Ungkap Insiden Tak Fair Play di India Open 2026, Tetap Menang dan Bicara Apa Adanya

Gelar juara dipersembahkan oleh ranking 3 dunia, Chen Yuvei. Dia merebut gelar juara setelah di final yang baru saja dilangsungkan di Hong Kong Coliseum, Hong Kong, Minggu 17 November 2019, mengalahkan ratu bulutangkis Thailand, Racthanok Intanon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak pertandingan dimulai Chen mendominasi perolehan angka, di awal saja dengan cepat dia unggul 3-0 dari Ratchanok. Dalam kondisi itu pemegang ranking 5 dunia tersebut berusaha mengejar. Tapi memang terlihat jelas dia sangat kewalahan menghadapi Chen.

img_title Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026: Jalan Terjal Lima Wakil Indonesia Menuju Semifinal

Memang Ratchanok sempat mendapatkan beberapa angka. Hanya saja jeda dia masih tertinggal pada cukup jauh 11-6. Selepas jeda belum terlihat ada perubahan strategi dari pebulutangkis Thailand itu, hal itu membuat Chen semakin leluasa menguasai laga. Juara All England Open 2019 itu kembali memperlebar jarak menjadi 13-6.

Secara perlahan Ratchanok akhirnya bisa menipiskan kembali jarak perolehan poin menjadi 13-9. Bahkan, memasuki waktu krusial skor sudah ketat, Chen hanya unggul 2 angka saja pada kedudukan 17-15.

img_title Hong Kong Open 2025: Tiga Ganda Putri Indonesia Tumbang, Sabar/Reza Melaju ke Perempat Final

BWF World Tour.

Mendekati akhir game Chen kembali bisa unggul jauh dengan skor 19-15. Tapi di detik-detik akhir duel semakin menegangkan karena secara tiba-tiba Ratchanok mampu mendapatkan 3 poin beruntun untuk menempel ketat perolehan angka Chen jadi 19-18.

Amat disayangkan, ternyata upaya Ratchanok untuk bisa membuat kejutan gagal, Chen keburu memetik 2 poin untuk menutup game pertama dengan kemenangan 21-18.

Pada game kedua, situasi berubah drastis. Ratchanok bangkit, dia tampil sangat garang, setelah sempat tertinggal 1-0, dia membalas dengan 5 poin beruntun untuk berbalik unggul 1-5 dari Chen. Bahkan, saat jeda Ratchanok unggul jauh 7-11.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai jeda Ratchanok semakin mengganas, dia tak lagi mau bermain reli, tapi menekan dengan serangan-serangan efektif. Alhasil poinnya meleset drastis menjadi 7-14.

Chen berusaha lepas dari tekanan. Tapi sangat sulit, malah dia harus jatuh bangun untuk menyelamatkan pertahannya dari serangan mematikan Ratchanok. Pada menit 43 Ratchanok sudah unggul jauh 11-19.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut