Atlet Nasional Ikut Serta dalam Pemecahan Rekor MURI Bersepeda 508 Km

Pembekalan jelang pemecahan Rekor MURI bersepeda 508 km selama 24 jam
Pembekalan jelang pemecahan Rekor MURI bersepeda 508 km selama 24 jam
Sumber :
  • Istimewa

VIVA Sport – Menyambut Hari Bhayangkara ke-76 yang jatuh pada 1 Juli mendatang, Kepolisian Republik Indonesia dan Pengurus Besar Persatuan Ikatan Sports Sepeda Indonesia (PB ISSI) serta Presisi Khatulistiwa bakal melakukan pemecahan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI).

Rencananya, mereka akan bersepeda beregu dalam waktu 24 jam menempuh Jakarta-Semarang sejauh 508 km pada Sabtu, 25 Juni 2022. 

Kegiatan ini akan melibatkan banyak pihak mulai dari TNI/Polri, komunitas sepeda, dan atlet balap sepeda nasional. Nantinya, mereka akan tergabung dalam empat tim yakni Arjuna, Garuda, Srikandi, dan Bima.

Dalam pemecahan rekor MURI, dua tim yakni Garuda dan Arjuna akan mengayuh sepeda sejauh 508 km. Titik start di Lapangan Bhayangkara, Jakarta mulai pukul 05.30 WIB dan finis di Akademi Kepolisian Semarang.

Dalam kegiatan ini, sejumlah atlet nasional terlibat seperti Terry Yudha Kusuma, Bernard Benyamin Van Aert, Deatlon Nur Arif, Selamat Juangga, Aiman Cahyadi, dan Jamalidin, serta Ayustina Delia Priatna. Mereka semua adalah pebalap sepeda yang sebelumnya tampil pada SEA Games 2021 Vietnam.

Khusus untuk Terry dan Ayustina, baru saja menyabet perak dalam Kejuaraan Asia Balap Sepeda Trek atau Asian Track Cycling Championships (ATCC) 2022 di Indira Gandhi Sport Complex, New Delhi, India, 18-22 Juni. 

Sekretaris Jenderal PB ISSI Parama Nugroho mengatakan pionir dalam kegiatan ini adalah Presisi Khatulistiwa yang merupakan sebuah gerakan para penggiat olahraga menyatukan diri dengan dasar kecintaan pada olahraga, tanpa memandang perbedaan latar belakang sosial, suku, ras, dan agama untuk mencapai tujuan yang sama yakni mengukir prestasi di bidang olahraga di seluruh nusantara di sepanjang khatulistiwa. 

"Sesuai dengan tajuknya, acara ini untuk memecahkan rekor Muri 508 km secara beregu. Tujuannya adalah untuk menampilkan sesuatu yang unik supaya komunitas ini bersemangat meraih dan mencapai sesuatu," kata Parama. 

"Walaupun komunitas sepeda adalah orang-orang yang hobi tapi dengan ditekuni akhirnya punya tujuan pribadi untuk mencapai hasil yang lebih baik dari kemarin," ujarnya menambahkan.  

Dengan jarak 508 km, peserta akan melawati berbagai kota di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tengah. Segala persiapan pun telah dilakukan salah satunya dengan mengecek kondisi jalanan dari kota-kota yang akan dilewati. 

Di Jawa Barat, peserta akan melewati Kawarang, Indramayu, dan Subang. Kemudian masuk ke Jawa Tengah dengan melewati Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, hingga tiba di Semarang.