IADO Berikan Edukasi Agar Atlet Peparnas 2024 Bebas Doping

Devi Sagita Ratri, staf edukasi antidoping IADO
Sumber :
  • VIVA/Luzman Rifqi Karami

Karanganyar, VIVA – Organisasi Anti-Doping Indonesia (IADO) menegaskan agar atlet yang berpartisipasi di Peparnas 2024 harus bebas dari doping.

img_title Makam Sutrimo yang Diduga Karumga Febrie Adriansyah Dibongkar, Tim Forensik Ambil Sampel dari Kepala hingga Kaki

Doping adalah istilah yang kerap digunakan di dunia olahraga, terutama dalam kompetisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Istilah ini mengacu pada praktik penggunaan zat-zat terlarang atau metode khusus yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja atlet secara tidak fair.

img_title Piala Dunia 2026 Gempar! 8 Pemain Tunisia Positif Doping, Penyebabnya Bikin Kaget

Doping mencakup penggunaan berbagai jenis zat, seperti steroid anabolik, hormon pertumbuhan, stimulan, dan faktor pertumbuhan.

Devi Sagita Ratri selaku bagian edukasi anti-doping IADO memberikan pesan kepada seluruh atlet di Peparnas 2024 agar bebas doping.

img_title Jangan Abaikan Nyeri Pinggang dan Darah dalam Urine, Bisa Jadi Gejala Kanker Ginjal

"Pesan untuk atlet harus terus memakan makanan 4 sehat 5 sempurna dan menjauhi doping," kata Devi saat ditemui VIVA di Kolam Renang Intan Pari, Karanganyar, Kamis, 10 Oktober 2024.

"Kami juga mengedukasi kepada atlet agar hati-hati saat meminum obat. Obat ada zat doping. Kalau atlet sangat dilarang minum zat doping. Kalau sakit konsultasi ke dokter. Kalau bingung bisa hubungi iado di iado.id ada hotline call," lanjutnya.

Devi juga menjelaskan mekanisme pengambilan sampel urine untuk tes doping. Atlet akan diminta sampel urine 90-180 ml. Lalu, dia menunjukkan ada tiga botol untuk urine.

"Ini urine-nya dipindahkan di dua botol, di botol B 30 ml dan botol merah 60 ml, jadi minimal harus ada urine 90 ml," jelas Devi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di berbagai cabor Peparnas 2024 atlet diambil sampel secara random untuk tes doping. Pengambilan sampel tergantung venue-nya ada beberapa di hotel biasanya dekat dengan tempat bertanding

"Atlet harus siap mau diambil sampel kapan saja dan di manapun, sudah ada aturannya," ungkapnya.

Ilustrasi buang air kecil.

Kenapa Aliran Urine Pria Melemah Setelah Usia 40 Tahun, Bahayakah?

Salah satu keluhan yang cukup sering dialami pria, terutama mereka yang berusia 40 tahun ke atas, adalah aliran urine yang terasa semakin lambat atau lemah.

img_title
VIVA.co.id
31 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut