Deretan Petarung ONE Championship Jebolan One Pride MMA

Eks juara kelas terbang One Pride MMA, Rudy Agustian.
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA – Tak dihindari lagi, One Pride Mixed Martial Arts telah berjasa besar dalam mengembangkan olahraga beladiri campuran di Indonesia dalam empat tahun terakhir. Banyak petarung asal Indonesia yang melejit popularitasnya sejak tampil di One Pride.

img_title China Punya Cara Sendiri Mengontrol Informasi di Era Digital

Hal tersebut juga diiringi dengan kepercayaan dunia internasional terhadap One Pride MMA. Baru-baru ini, One Pride resmi bekerja sama dengan salah satu organisasi MMA terbesar di dunia, ONE Championship.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

One Pride nantinya bisa jadi ladang bagi ONE Championship untuk mencari petarung di Indonesia yang layak berlaga dalam pentas internasional. Pun, ini jadi salah satu langkah besar pula bagi One Pride yang menawarkan jenjang karier bagus bagi para petarung lokal.

img_title Pengangguran Anak Muda China Capai Rekor 18,9 Persen, AI Bikin Persaingan Kerja Makin Ketat

Dan, beberapa petarung sudah sempat merasakan bagaimana dampak One Pride dalam mengangkat popularitas mereka, hingga akhirnya bisa bertarung di atas arena ONE Championship.

Berikut deretan atlet ONE Championship yang pernah berlaga di One Pride:

img_title Deepal S07 Bisa ‘Tembus Pandang’, Tapi Cuma Pakai Kamera

1. Rudy "The Golden Boy" Agustian

Nama Rudy Agustian patut dikedepankan. Sempat menggeser kedigdayaan Suwardi di kelas terbang, Rudy melakoni debut di ONE Championship dengan begitu luar biasa.

Tiga laga beruntun dimenangkan oleh Rudy, saat melawan Kaji Ebin, Asraful Islam, dan Khon Sichan. Namun, di dua pertarungan terakhir, The Golden Boy kalah dari Chan Rothana dan Abro Fernandes.

2. Abro "The Black Komodo" Fernandes

Berada di kelas yang sama dengan Rudy di ONE Championship, bantam, Abro Fernandes merupakan mantan juara One Pride. Pun, di One Pride, Abro juga bertarung di kelas bantam dan tak terkalahkan dalam enam laga beruntun.

Abro Fernandes pertahankan gelar juara

Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

Termasuk, tiga laga mempertahankan gelar melawan Apep Tatang Hernawan, Agung Yulianto, dan Rully Ramli Karame. Sayangnya supremasi Abro tak bisa berlanjut di ONE Championship. Dia tumbang di dua laga pembuka, namun pada akhirnya bangkit setelah mengalahkan Rudy Agustian dan Achmad Eko Priandono.

3. Fajar "Macho Camacho"

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fajar "Maco Camacho" merupakan suksesor dari Abro di kelas bantam. Setelah sabuk Abro berstatus vacant, Fajar sempat mengisinya.

Namun, dia hanya sebentar jadi juara di kelas bantam One Pride. Usai meraih sabuk melawan Sony Rizaldi, Fajar langsung mundur dan akhirnya berkompetisi di ONE Championship. Baru sekali dia berduel di ONE Championship, melawan Egi Rozten dan meraih kemenangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut