Ade Permana Ternyata Sengaja Buat Imam Babak Belur di One Pride FN 42

Juara kelas atom One Pride Pro Never Quit, Ade Permana
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA – Ade Permana sukses mengalahkan Imam Solikhin di duel catchweight di One Pride Fight Night 42 pada Sabtu malam WIB, 20 Februari 2021. Ade menang melalui TKO.

img_title 80 Atlet Cilik Ikut Seleksi Onepride Future Champ Taekwondo Series, Ada yang Usianya Baru 3 Tahun

Duel berjalan mengerikan, jual beli pukulan menghiasi ronde perdana. Ade sebenarnya dominan, pukulan-pukulannya beberapa kali menemui sasaran di bagian wajah lawan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Imam tidak menyerah, tidak jarang dia malah menepuk dada dan kepala tanda dia masih kuat menerima pukulan Ade. Di ronde pertama pemenang belum bisa ditentukan. 

img_title Debut 2026, One Pride MMA Sajikan Dua Perebutan Gelar Juara dan Teknik Hystrike Baru

Dominasi Ade berlanjut di ronde kedua, tapi lagi-lagi tidak membuat Imam menyerah. Ada suatu kesempatan dia mencuri pukulan dan membuat Ade terjatuh. Tapi Ade bisa bangkit dan melanjutkan pertarungan. 

Di ronde penentuan, Ade coba membuat Imam tersudut. Ground and pound yang jadi senjata mematikan Ade diperlihatkan, tapi itu tidak cukup membuat Imam menyerah. Sampai akhirnya wasit akhirnya menghentikan pertarungan di pertengahan ronde ketiga dan memberikan kemenangan untuk Ade Permana.

img_title Perebutan Sabuk Juara Nasional Flyweight dan 8 Laga Internasional Siap Panaskan Oktagon One Pride MMA

Ade usai laga berkomentar, dia mengaku sengaja mengulur pertandingan untuk memberikan pelajaran Imam. Untuk diketahui, sejatinya duel ini merupakan title fight kelas atom namun karena masalah berat badan Imam (melebihi berat yang ditentukan), duel tersebut berganti menjadi catchweight atau tanpa gelar. 

"Pertandingan tadi emang luar biasa tapi sebenarnya saya punya banyak peluang untuk mengunci dia dan menang. Tapi karena amanat pelatih untuk memberikan pelajaran kepada atlet yang kurang disiplin," kata Ade kepada VIVA. 

“Itu sebagai pelajaran, karena atlet harus disiplin. Saya sudah berlatih keras dengan keringat, melakukan puasa sampai meninggalkan keluarga. Tapi dia di akhir malah lebih berat badan,” lanjut Ade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, Imam merespons soal komentar Ade. Dia meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan. 

"Saya minta maaf atas kesalahan berat badan sehingga terhalang untuk laga gelar. Saya juga minta maaf kepada coach dan orang terdekat saya," tambah Imam.

CEO Onepride, Nia Ramadhani Bakrie

Onepride Future Champ Taekwondo Series Jadi Wadah Atlet Muda, Nia Ramadhani Tekankan Pembentukan Karakter

Onepride terus memperluas kiprahnya dalam pengembangan olahraga bela diri di Indonesia. Setelah aktif selama satu dekade di industri olahraga bela diri profesional, Onepr

img_title
VIVA.co.id
17 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut