Bos Yamaha Ungkap Kelemahan Maverick Vinales

Maverick Vinales.
Sumber :
  • Instagram/@yamahamotogp

VIVA – CEO Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis, tak mau berbicara banyak mengenai keputusan timnya menceraikan Maverick Vinales. Namun, dia mengungkapkan sedikit kelemahan Vinales selama menggeber motor Yamaha di MotoGP.

img_title Mematahkan Kutukan MotoGP Mandalika

Menurut Jarvis, performa Vinales tidak begitu konsisten. Bahkan, hal itu terjadi bukan hanya dari satu sirkuit ke sirkuit lainnya, tapi bisa terjadi di tempat sama beda jam. Kondisi seperti itu bisa terlihat saat di MotoGP Jerman musim ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya akan mengatakan bahwa hasil di Saxony menjelaskan masalah yang dimiliki Maverick saat ini dalam kariernya. Terkadang sangat cepat, tapi kadang-kadang rusaknya sama seperti hebatnya," ujar Jarvis, dikutip Tuttomotoriweb, Sabtu 21 Agustus 2021.

img_title Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

"Saya pikir itu adalah tumit Achilles-nya, titik kelemahannya. Terkadang tidak bisa dijelaskan, sulit dimengerti. Itu bisa terjadi antara pagi dan sore hari atau dari satu lintasan ke lintasan lainnya," ujarnya.

Jarvis menambahlan, performa dan psikologis yang labil kemudian memperburuk hubungnnya dengan Yamaha. Hingga pada akhirnya, pabrikan asal Jepang itu tidak bisa menoleransi situasi tersebut.

img_title Marc Marquez Hattrick di San Marino, Kans Juara MotoGP 2026 Makin Terbuka

Vinales pun dipaksa MotoGP 2021 lebih cepat setelah kontraknya diputus Monster Energy Yamaha. Akan tetapi, pada musim depan, Vinales resmi bergabung bersama Aprilia.

Helm AGV Pista terbaru

Helm AGV Pista GP R3 Diperkenalkan di MotoGP 2026

AGV memperkenalkan generasi terbaru helm balapnya, Pista GP R3, di ajang MotoGP San Marino 2026. Helm tersebut mulai digunakan para pembalap sejak latihan.

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut