Hina Marshal Sirkuit Mandalika Berujung Pemecatan

Sirkuit Mandalika
Sumber :

VIVA – Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M Mansoer, memecat Kepala Divisi Operasional MGPA, Dylan Dilato.

img_title John Herdman Akui Tegang saat Kibarkan Bendera Finis di MotoGP Mandalika 2026: Terasa Seperti di GBK saat Extra Time

Dylan dipecat buntut penghinaan yang dilakukan terhadap marshal yang bertugas di Sirkuit Mandalika.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, Asia Talent Cup (ATC) ditunda bukan karena kurangnya jumlah marshal, tetapi kualitas marshal di Mandalika dinilai kampungan dan tidak profesional.

img_title MotoGP Mandalika 2026 Pecahkan Rekor Penonton, Erick Thohir Singgung Perpanjangan Kontrak

Pernyataan tersebut memicu perdebatan. Itu berujung dicopotnya Dylan dari jabatannya.

"Dengan tegas kami sampaikan bahwa Dyan Dilato dipecat dari Perusahaan. Ke depan segala tindakannya sudah bukan menjadi tanggung jawab kami dan MGPA," kata Abdulbar dalam keterangan pers, Selasa, 16 November 2021.

img_title Lewat Program Apresiasi, BNI Boyong Nasabah Terpilih Nonton MotoGP 2026 dari Bukit 360 Mandalika

Dirut ITDC, Abdulbar meminta maaf atas sikap Kepala Divisi Operasional MGPA, yang dinilai menyakiti hati masyarakat NTB. Karena, marshal di Mandalika merupakan penduduk lokal.

Sirkuit Mandalika

Photo :
  • VIVA/Satria Zulvikar

"Saya pribadi dan atas nama perusahaan mohon maaf sebesarnya atas berita tentang perkataan Dyan Dilato yang menyakiti masyarakat NTB terutama Jagacala tim marshal lokal," ujarnya.

Penundaan ATC Jadi Kontroversi

Pada Minggu 14 November 2021, balapan ATC terpaksa ditunda. Sebabnya, marshal yang ada di Sirkuit Mandalika tidak memenuhi persyaratan dalam segi jumlah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dorna Sports sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kejuaraan ini kemudian memutuskan untuk menunda race 1 dan 2 ATC. Dalam jadwal terbaru, penyelenggaraannya akhir pekan ini.

Sempat muncul kritik dari berbagai pihak, termasuk warganet Indonesia. MGPA jadi yang paling disorot karena bertindak sebagai panitia lokal.

Pembalap Honda Team Asia, Veda Ega Pratama

Pernyataan Berkelas Veda Ega Pratama Usai Cetak Sejarah Raih Pole Position di Moto3.

Setelah cetak sejarah tercepat dalam kualifikasi Moto3 GP Australia di  Sirkuit Phillip Island, Sabtu., Pembalap Veda Ega Pratama menyebut pekerjaannya masih selesai

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut