Profil Sam Bird, Pembalap Formula E dari Tim Jaguar
- motorsport.com
VIVA – Sam Bird adalah salah satu pembalap yang akan ikut bertanding di pertandingan Formula E Prix Jakarta, yang akan diadakan di Jakarta E-Prix International Circuit atau (JEIC), Ancol, Jakarta Utara pada 4 Juni 2022. Formula E adalah balapan mobil listrik yang dinaungi oleh Federation Internationale de l'Automobile (FIA). Jakarta menjadi tuan rumah kesembilan Formula E 2022 setelah sebelumnya diadakan di Berlin, Jerman.Â
Sam Bird menjadi salah satu tim dari Jaguar TCS bersama dengan Mitch Evans.Â
Profil Sam BirdÂ
Sam Bird
- motorsport.com
Sam Jammie Bird atau biasa dipanggil Sam Bird adalah seorang pembalap mobil profesional yang berasal dari Inggris. Ia lahir pada 9 Januari 1987. Bird menjadi pembalap yang akan ikut bertanding di Formula E bersama Jaguar Racing.Â
Awal Karier
Bird mengawali karier balap mobilnya dengan mengikuti Formula BMW. Bird meraih hasil ke-14 di musim debutnya. Ia menjadi runner-up di musim 2005 yang merupakan musim keduanya di Formula BMW, dan juga meraih posisi 4 di Formula BMW World Final.Â
Pada tahun 2006, Bird mengikuti British Formula Renault series, dimana dirinya memenangkan empat balapan dan meraih posisi empat di klasemen, 11 poin di bawah juara seri Sebastian Hohenthal.
Setelah itu, nama Bird semakin naik saat mengikuti Formula Tiga pada tahun 2007. Bird berkompetisi di British Formula 3 Championship dan bergabung bersama Carlin Motorsport, membalap di Dallarabermesin Mercedes.Â
Pada Maret 2007, Bird mendapat sponsor dari BP. Mark Reader, manajer marketing BP UK berkata bahwa Sam Bird adalah pembalap dengan prospek yang luar biasa serta menjanjikan dan dirinya senang bisa menjalin hubungan dengannya. Bird terpilih ke mengikuti Lomba Elit Motor Sports Association pada April 2007, bersama 5 pembalap lainnya di berbagai seri dari Britania Raya serta berpartisipasi dalam seri tes aerodinamika bersama AT&T Williams F1 Team.
Bird pindah ke Manor Motorsport ke Formula 3 Euro Series pada tahun 2008, menyelesaikan musim di posisi 11 klasemen dengan 23 poin, 16 diantaranya didapat dari posisi kedua saat berlomba di Catalunya dan Le Mansdan hanya mendapat poin lainnya dalam 3 balapan.Â
Untuk musim 2009 dirinya bergabung dengan Mücke Motorsport. Ia mendapatkan posisi pole dan lap tercepat pertamanya, tetapi gagal dan tak memenangkan satupun lomba dan mengakhiri musim di posisi 8.
Bird melewatkan ronde terakhir dari F3 Euro Series mesin 2009 untuk mengikuti tes Seri GP2 Asia di Sirkuit Yas Marina di Abu Dhabi bersama ART Grand Prix. Ia berlomba di musim 2009 hingga 2010 untuk timnya dimana dirinya mengakhiri musim di posisi 7 klasemen dengan posisi kedua di ronde terakhir.
Bird berkompetisi di Seri GP2 Musim 2010 bersama ART. Ia berhasil meraih kemenangan seri pertamanya di lomba pertama di Monza. Bird berhasil meraih 4 lap tercepat sepanjang musim, dan meraih posisi 5 klasemen dengan 48 poin.
Untuk musim 2011, Bird pindah ke tim iSprort International, menjadi rekan setim Marcus Ericsson. Bird gagal finis untuk keempat kalinya di Seri GP2 Asia, tetapi di seri utama dirinya berada di posisi kedua klasemen setelah empat lomba. Bird kemudian mengakhiri musim di posisi keenam di klasemen.
Bird bergabung dengan Russian Time untuk musim 2013 Bird meraih lima kemenangan dan tiga lap tercepat untuk meraih posisi kedua di klasemen. Bersama teman setimnya Tom Dillmann, Bird membawa Russian Time di posisi pertama klasemen konstruktor Seri GP2.
Di antara dua musim terakhirnya di Seri GP2, Bird berkompetisi di Formula Renault 3.5. Ia berhasil memenangkan 2 balapan dan mendapat 7 posisi di podium. Ia kalah dari perebutan juara dengan selisih 10 poin dan berakhir di posisi 3. Memasuki 2016, Bird mengikuti tes pembalap muda di Abu Dhabi, berkendara untuk Mercedes.Â
Formula EÂ
Sam Bird
- en.m.wikipedia.org/Sam Bird
Pada Formula E 2014 - 2015 mulai membalap untuk tim Virgin Racing. Ia mendapatkan posisi ketiga di balapan pertama ePrix Beijing, sebelum mendominasi balapan kedua di Putrajaya untuk mendapatkan kemenangan dari posisi kedua di grid. Di balapan selanjutnya di Punta del Este, ia tidak mencetak waktu di kualifikasi dan start dari posisi ke-18 dan keluar dari lomba setelah mengalami kecelakaan di lap ketiga. Bird menyelesaikan musim dengan 103 poin dan berada di posisi kelima.
Memasuki 2015 - 2016, Bird mengakhiri musim di posisi 4 klasemen dengan 88 poin. Pada 2016-2017, Ia mendapat dua top-five finish di Montreal dan berada di posisi ke-4 saat klasemen akhir. Pada 2017 - 2018 Bird menyelesaikan musim di posisi ke-3 klasemen dengan 143 poin. Pada 2018 - 2019, Bird menyelesaikan musim di posisi ke-9 dengan mengumpulkan 85 poin sepanjang musim. Pada 2019 - 2020 ia menyelesaikan musim di posisi ke-10 klasemen dengan 63 poin. Tahun 2020 - 2021 bird mengumumkan bahwa dirinya akan membalap untuk Jaguar Racing di Formula E musim 2020 - 2021. Di balapan kedua dari musim ini di ePrix Diriyah, Bird melanjutkan rekornya sebagai satu-satunya pembalap pembalap yang menang di setiap musim Formula E. Bird masih berhasil menyelesaikan musim di posisi 6 klasemen dengan 87 poin.