MotoGP Portugal, Enea Bastianini Ingin Manfaatkan Status Pole Position

Pembalap Ducati Lenovo, Enea Bastianini
Sumber :
  • AP Photo/Hussein Sayed

Portugal – Pembalap Ducati Lenovo Enea Bastianini bertekad untuk memanfaatkan posisi pole position yang ia raih dalam sesi kualifikasi, agar ia bisa tampil maksimal dan mempertahankan posisi terdepan pada balapan utama MotoGP Portugal di Sirkuit Algarve Portimao, Minggu 24 Maret 2024.

img_title Anak SMA Cetak Sejarah di Balapan Gokart, Mahardiga Zildham Juara ARS 2026

“Segalanya akan berbeda pada hari Minggu, dan saya akan mencoba memanfaatkan posisi terdepan,” kata Bastianini, dikutip dari keterangan resmi Ducati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tekad itu muncul menyusul Bastianini, yang memulai Sprint pada posisi terdepan, mengaku kecewa karena hanya finis di posisi keenam pada balapan setengah lap total tersebut, Sabtu (23/3).

img_title MotoGP Mandalika 2026: Persiapan Event Capai 95 Persen

“Saya membuat sedikit kesalahan yang konyol saat mengaktifkan perangkat holeshot sebelum menonaktifkannya lagi. Sungguh disayangkan karena saya pikir saya bisa melakukan (balapan) lebih baik (di sesi Sprint),” ungkap Bastianini.

Lebih lanjut, pembalap Italia itu mengatakan kesalahan lainnya yang ia lakukan pada Sprint adalah ia banyak menekankan ban depan di lap-lap awal, ketika ia mencoba menyalip dan memulihkan posisinya.

img_title Pertamina Mandalika Racing Series, Bangun Ekosistem Motorsport Nasional Menuju Panggung Dunia

Pembalap Ducati, Enea Bastianini

Photo :
  • AP Photo/Vincent Thian

“Jadi, katakanlah saya tidak memainkan strategi saya dengan benar dan menunjukkan potensi penuh saya,” ujar pembalap yang dijuluki “The Beast” itu.

Sementara itu, rekan satu timnya, Francesco Bagnaia, finis lebih baik di Sprint, yakni pada posisi keempat, sama seperti posisi awal ia memulai balapan.

Pembalap yang akrab disapa Pecco itu mengatakan ia mengelola situasi dengan cukup baik, dan strateginya tak jauh berbeda dari MotoGP Qatar, dua pekan lalu.

Namun, ia mengaku kurang jeli dalam memperhitungkan penurunan bahan bakar. Sehingga, ketika ia menginjak rem, beban di bagian belakang malah turun lebih banyak dan mempengaruhi keseimbangannya saat melaju dan menghindari potensi tabrakan dengan pembalap lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Akan tetapi, balapan besok akan berbeda, dengan (pengaturan) ban yang lebih saya sukai, jadi saya tidak yakin situasi serupa akan terjadi,” kata Pecco.

“Hal yang saya tahu adalah kami membuat langkah maju yang besar dalam hal impresi berkendara, dan itu diterjemahkan ke dalam tingkat performa yang baik juga di balapan Sprint,” ujarnya menambahkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut