Terlibat Match Fixing, Pebulutangkis Malaysia Dihukum Berat

Pebulutangkis tunggal putra Malaysia, Zulfadli Zulkiffli
Sumber :
  • instagram

VIVA – Dua pebulutangkis asal Malaysia, Tan Chun Seang dan Zulfadli Zulkiffli diputuskan bersalah dan dihukum sanksi berat atas tuduhan terlibat pengaturan pertandingan (match fixing). Keputusan yang ditetapkan BWF tersebut merupakan respons dari kasus menggemparkan publik bulutangkis dunia.

img_title Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026: Jalan Terjal Lima Wakil Indonesia Menuju Semifinal

Dilansir situs resmi BWF, keduanya mendapat skorsing larangan terlibat dalam arena  bulutangkis selama 15 dan 20 tahun berturut-turut. Larangan itu mencakup fungsi administratif, pembinaan, peresmian, atau pengembangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu, mereka pun diwajibkan membayar denda masing-masing sebesar US$ 15000 (Tan Chun Seang) dan US$ 25000 (Zulkiffli). Putusan tersebut merujuk kepada Kode Etik Perilaku BWF terkait berhubungan dengan perjudian dan pengaturan hasil pertandingan.

img_title Penghancur Praveen/Melati Juara German Open 2022, China Hancur Lebur

Skandal pengaturan skor yang melibatkan keduanya mulai disidang oleh BWF di Hotel Jen Tanglin, Orchard Road, Singapura, Senin 26 Februari 2018.

Panel Independen juga mencatat bahwa kedua pemain, "terlibat dalam pelanggaran tindak pidana korupsi dalam sejumlah turnamen besar" sejak tahun 2013.

img_title Tragis, Penghancur Raja Bulutangkis Gagal Juara German Open 2022

Sejak kabar mengenai skandal ini muncul ke permukaan, baik Tan maupun Zulfadli telah menjalani masa penangguhan dimulai 12 Januari lalu. Selanjutnya, memiliki hak untuk mengajukan banding berdasarkan Klausul 14 dari Prosedur Peradilan BWF. (mus)

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

Jonatan Christie Ungkap Insiden Tak Fair Play di India Open 2026, Tetap Menang dan Bicara Apa Adanya

Jonatan Christie buka suara soal insiden tak fair play di India Open 2026. Meski merasa dirugikan, Jojo tetap menang dan memilih fokus ke laga berikutnya.

img_title
VIVA.co.id
15 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut