Kecewanya Del Potro Kalah dari Djokovic di Final US Open 2018

Petenis asal Serbia, Novak Djokovic
Sumber :
  • REUTERS

VIVA – Petenis asal Argentina, Juan Martin del Potro dipaksa menyerah oleh Novak Djokovic dalam pertandingan final US Open, Senin 10 September 2018 dini hari WIB. Ini adalah gelar ke-14 Grand Slam Djokovic sepanjang kariernya.

Anti Vaksin Covid-19, Novak Djokovic Dilarang Tampil di Italia

Del Potro yang bermain ngotot dipaksa menyerah dalam tiga set langsung. Pada set pertama, Djokovic menang 6-3, dan dilanjutkan pada set kedua 7-6.

Memasuki set ketiga, keperkasaan Djokovic tak lagi bisa dibendung oleh Del Potro. Akhirnya dia menyudahi permainan dengan keunggulan 6-3.

Novak Djokovic Tergusur dari Peringkat Nomor Satu Dunia

Kalah di babak final bagi Del Potro amat menyakitkan. Dia merasa sudah bermain semaksimal mungkin, namun harus menelan rasa kecewa.

"Tidak mudah bagi saya untuk bicara saat ini. Saya sangat sedih karena saya kalah, tetapi saya ucapkan selamat untuk Novak," ujar Del Potro, dikutip dari BBC.

Anti Vaksin COVID-19, Novak Djokovic Dikritik Andy Murray

Secara permainan, Djokovic dibuat bekerja keras oleh Del Potro. Pukulan kerasnya berkali-kali mampu membuat petenis asal Serbia itu. Namun, karena ketenangan, akhirnya dia bisa memenangi pertandingan.

Petenis asal Serbia, Novak Djokovic.

Absen di Australia Open, Novak Djokovic Bisa Pertahankan French Open

Novak Djokovic absen di Australia Open 2022 karena menolak vaksinasi COVID-19. Kini, dia berpeluang mempertahankan gelar di French Open.

img_title
VIVA.co.id
4 Maret 2022