Denmark Open, Kevin/Marcus Catatkan Fakta dan Rekor Mengerikan

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA – Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) terus mengupayakan agar kompetisi bulutangkis bisa kembali bergulir di tengah pandemi COVID-19 yang telah menghantam dunia sejak awal tahun 2020. Turnamen terakhir yang berlangsung di tahun 2020 adalah All England pada Maret lalu. 

img_title Fajar/Fikri Hadapi Ujian Berat di Final Denmark Open 2026, Ini Jadwal Mainnya

BWF telah merencanakan sejumlah turnamen namun terpaksa batal dilangsungkan seperti Piala Thomas dan Uber 2020 di Aarhus, Denmark. Namun, Denmark Open 2020 di Odense, tetap akan berjalan sesuai jadwal pada 13-18 Oktober 2020 mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Turnamen Tak Kunjung Digelar, BWF Ungkap Janji-janji Manis

img_title 3 Wakil Indonesia Berburu Semifinal Denmark Open 2026, Alwi Farhan Tantang Bintang Tuan Rumah

Ada rekor dan fakta mengerikan diciptakan ganda putra Indonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di turnamen tersebut. Mereka menjadi pemain yang melakoni final tercepat di Denmark Open 2019 (15-20 Oktober).

Pada partai final, dari lima sektor mereka mencatatkan partai tercepat dengan 28 menit. Kala itu, Kevin/Marcus menghabisi rekan senegara mereka Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan dua game langsung.

img_title Cedera Siku, Leo/Daniel Mundur dari Denmark Open 2026

Selain itu, mereka sejak awal turnamen tersebut telah menghabisi empat ganda putra top dunia. Beberapa lawan yang telah dihabisi antara lain dari Taiwan (dua ganda putra), Inggris dan China.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fakta lainnya, dari awal babak 32 besar, Kevin/Marcus menang tanpa rintangan. Kemenangan mereka diraih semua dua game langsung.

Baca juga: Indonesia dan China Absen, BWF Janjikan Denmark Open Bertabur Bintang

An Se Young

Parah! An Se Young Belum Selesai Foto Trofi, Lampu Arena Keburu Dipadamkan

Momen perayaan gelar juara An Se Young di Denmark Open 2026 menjadi sorotan di media sosial. Panitia turnamen menuai kritik setelah lampu arena diredupkan ketika tunggal

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut