Guyonan Gadis Turki Usai Didepak dari All England Open 2021

Tunggal putri Turki, Neslihan Yigit.
Sumber :
  • Instagram: Neslihan Yigit

VIVA – Nasi sudah menjadi bubur, ungkapan itulah yang menggambarkan kondisi tim bulutangkis Indonesia dan Turki di BWF World Tour Super 1000 All England Open 2021.

img_title All England 2026: PBSI Fokus Adaptasi dan Penyegaran Tim Ganda Putra

Pebulutangkis Indonesia dipaksa mundur oleh panitia penyelenggara All England dan Federasi Bulutangkis Dunia (BWF). Mereka diminta melakukan isolasi mandiri seperti yang disampaikan oleh National Health Service (NHS) Inggris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alasannya, rombongan Indonesia satu pesawat dengan seorang penumpang anonim yang dinyatakan positif COVID-19. Pun dengan Turki yang ikut menerima konsekuensi dari NHS.

img_title Dukungan Penuh BNI Bawa Pasangan Ganda Putra Indonesia Tembus Final All England ke-8 Berturut-turut

Pemain Turki yang ikut terseret adalah Neslihan Yigit, ia akhirnya walkover. Pada laga perdana, Neslihan melibas tunggal putri Prancis, Marie Batomene lewat rubbergame. Sayang, perjuangannya tersebut sudah tak berarti lagi.

Gagal tempur di All England, Neslihan mencoba untuk move on. Ia kini mulai becanda di Instagramnya.

img_title Sosok Rony Agustinus, Pelatih Asal Indonesia Bawa An Se Young Juara All England 2025

"Pada suatu hari sebuah kenangan tentang All England. Aku masuk dan keluar," tulis Neslihan dengan emoticon mencibir dikutip VIVA Bulutangkis.

Ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin

Raymond/Joaquin Tak Mau Terbebani Status Satu-satunya Wakil Indonesia di Semifinal All England 2026

Pasangan ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin tak ingin terbebani dengan status sebagai satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di semifinal All England

img_title
VIVA.co.id
7 Maret 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut