Raja Bulutangkis Dunia Tersingkir dari Olimpiade Tokyo 2020

Tunggal Putra Jepang, Kento Momota.
Sumber :
  • Tangkapan layar

VIVA – Pebulutangkis tunggal putra peringkat satu dunia, Kento Momota, secara mengejutkan harus tersingkir lebih cepat dari Olimpiade Tokyo 2020.

img_title Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026: Jalan Terjal Lima Wakil Indonesia Menuju Semifinal

Dalam laga terakhir Grup A, Momota menyerah dari pebulutangkis Korea Selatan, Heo Kwang-hee dengan skor 15-21 dan 19-21 di Musashino Forest Sports Plaza, Rabu 28 Juli 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil minor tersebut membuat raja bulutangkis dunia itu menelan satu kekalahan dari dua pertandingan dan hanya mengumpulkan satu poin.

img_title Rio Waida Harus Pulang Lebih Awal dari Olimpiade Paris

Ambisi Momota untuk mendulang medali Olimpiade pertamanya di kandang sendiri dipastikan kandas. Apalagi, kekalahannya ini merupakan yang paling mengejutkan di babak penyisihan grup.

Dengan hanya meraih satu poin, Momota harus puas berada di peringkat dua Grup A, kalah dari Kwang-hee yang meraih dua poin usai dua kali menang sekaligus menjadi pemuncak klasemen.

img_title Anindya Bakrie Optimis Bulutangkis Indonesia Raih Lebih dari 2 Emas di Olimpiade Paris 2024

Momota sebenarnya mengawali pertandingan Grup A di Olimpiade Tokyo dengan penampilan yang cukup bagus setelah menang meyakinkan 21-12 dan 21-9 atas pebulutangkis Amerika Serikat, Timothy Lan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, pada pertandingan kedua, Momota mendapatkan perlawanan berat Kwang-hee. Bahkan, Kwang-hee tak memberikan kesempatan bagi Momota untuk memenangkan satu gim pun.

Di Olimpiade Tokyo 2020, hanya juara grup yang berhak lolos ke babak perempatfinal. Di perempatfinal, Kwang-hee tingga menunggu pemenang antara pebulutangkis Guetamala, Kevin Cordon melawan pebulutangkis Belanda, Mark Caljouw.

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

Jonatan Christie Ungkap Insiden Tak Fair Play di India Open 2026, Tetap Menang dan Bicara Apa Adanya

Jonatan Christie buka suara soal insiden tak fair play di India Open 2026. Meski merasa dirugikan, Jojo tetap menang dan memilih fokus ke laga berikutnya.

img_title
VIVA.co.id
15 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut