Merah Putih Tak Berkibar, Lembaga Antidoping Indonesia Minta Maaf

Indonesia juara Piala Thomas 2020
Sumber :
  • Instagram: badminton.ina

VIVA – Skuad bulutangkis Indonesia sukses menjuarai Piala Thomas 2020 usai mengalahkan China 3-0 di Ceres Arena, Minggu 17 Oktober 2021.

img_title Dirut Agrinas Angkat Bicara soal 159 Manajer Kopdes Mundur Usai Latsarmil

Sayangnya, momen spesial itu terasa hambar lantaran para putra terbaik negeri tak bisa mengibarkan bendera negara atau Merah Putih di turnamen ini walaupun sukses jadi juara. Untuk seremoni, Jonatan Christie cs ditemani bendera PBSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia juara Piala Thomas 2020

Photo :
  • Instagram: badminton.ina

img_title 8.000 Kopdes Merah Putih Ditargetkan Terisi Oktober 2026, Ini Daftar Barang yang Bakal Dijual

Hal tersebut karena sanksi yang diterima Indonesia dari WADA (Badan Antidoping Dunia). Sebelumnya, per tanggal 7 Oktober 2021, WADA menjatuhkan sanksi pada Indonesia lantaran dianggap tak patuh dalam penegakan standar antidoping sehingga berimbas pada hak untuk menggelar kejuaraan tingkat regional, kontinental, atau internasional.

img_title Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi yang Nyata di Desa

WADA menyatakan bahwa Lembaga Antidoping Indonesia (LADI) dan Korea Utara tidak patuh karena tidak menerapkan program pengujian yang efektif. Imbasnya, Indonesia tak memenuhi syarat untuk jadi tuan rumah turnamen regional hingga dunia. Ditambah, tak bisa mengibarkan bendera negara selain di Olimpiade.

Hanya saja, atlet masih diperbolehkan bertanding di semua kejuaraan. Beruntung, lagu kebangsaan Indonesia Raya bisa berkumandang saat Tim Merah Putih menjuarai Piala Thomas 2020.

LADI Sampaikan Permohonan Maaf

Atas hal itu, LADI menyampaikan permohonan maaf. Apa yang dialami Indonesia terjadi tak lepas dari peran pengurus LADI sebelumnya.

"Izinkan kami memohon maaf kepada Presiden RI, Kemenpora, seluruh masyarakat Indonesia dan stakeholer yang ada. Insya Allah akan menjadi lebih baik selanjutnya," ujar dr Dessy sebagai perwakilan via zoom, Senin 18 Oktober 2021.

"secara umum kami pengurus baru, sesungguhnya hal ini adalah bagian dari evaluasi terhadap yang lalu," tambahnya.

Indonesia Bentuk Tim Investigasi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Menpora Zainudin Amali menyebut akan membentuk tim untuk menginvestigasi masalah yang ada. Tujuannya, agar sanksi kepada Indonesia bisa dicabut dan segera mendapatkan temuan penyebab dari masalah tersebut.

"Keputusannya akan dibentuk tim, untuk segera menuntaskan dalam waktu yang secepatnya. Supaya publik tahu apa yang kita lakukan ini benar-benar serius.
Tim ini langsung dipimpin Ketua Umum NOC, Sekjen NOC kemudian juga dari LADI itu sendiri dua orang, minta perwakilan dari cabor yang berurusan dengan luar negeri. Satu orang dari perwakilan pemerintah, dari kemenpora. Sekaligus menjadi bagian dari kerja dari tim yang dibentuk oleh pemerintah, ujar Menpora saat konferensi pers via zoom, Senin 18 Oktober 2021.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut