PBSI Turunkan Pemain Muda di Badminton Asia Team Championship

Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin
Ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin
Sumber :
  • Instagram: badminton.ina

VIVA – Setelah mengumumkan atlet-atlet pelatnas yang baru, PBSI langsung bergerak cepat menyiapkan tim bulutangkis Indonesia meraih prestasi tertinggi. Turnamen pertama yang akan dipastikan bakal diikuti di tahun ini adalah Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu (Badminton Asia Team Championship) yang akan berlangsung pada 15-20 Februari di Malaysia. 

Bedanya, dalam ajang yang biasa juga disebut kualifikasi Piala Thomas dan Uber ini, Indonesia secara mengejutkan menurunkan para pemain muda. Tak ada nama-nama seperti Anthony Ginting, Marcus Fernaldi Gideon, dan Kevin Sanjaya Sukamuljo.

Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung.

Tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung.

Photo :
  • Instagram: badminton.ina

Chico Aura Dwi Wardoyo menjadi pemain tertua di skuad putra dengan usia 23 tahun. Sementara, Gregoria Mariska Tunjung menjadi srikandi paling senior yang menghuni tim putri dengan usia 22 tahun. Kepala Bidang dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky, mengatakan keputusan ini diambil guna memberi pengalaman bagi para pebulutangkis muda.

"Di ajang ini kami memang memberikan kesempatan kepada pemain muda untuk merasakan atmosfer kejuaraan beregu," ujar Rionny dalam rilis PBSI yang diterima VIVA.

"Ini merupakan kebijakan PBSI yang ingin mengorbitkan pemain-pemain muda. Salah satunya dengan menguji mereka di turnamen ini, selain sebagai ajang penilaian dan evaluasi untuk persiapan menuju putaran final Piala Thomas dan Uber nanti," sambungnya.

Rionny mengatakan, Garuda Muda ini sudah melakukan persiapan selama dua minggu. Dia pun optimis para pemain mampu berbicara banyak di ajang dua tahunan tersebut.