Reaksi Praveen/Melati Usai Kalah di Final Spain Masters

Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melato Daeva Oktavianti
Sumber :
  • Instagram PBSI

VIVA Sport - Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti mengambil sisi positif dari kekalahan pada babak final turnamen bulu tangkis Spain Masters 2023 yang membuat mereka harus berpuas menjadi runner-up, Minggu 2 April 2023.

img_title Dari 2.140 Peserta, 9 Atlet Terpilih Gabung PB Djarum

Meski belum berhasil comeback dengan menyabet gelar juara, namun pasangan dari klub PB Djarum itu bersyukur bisa kembali tampil maksimal setelah absen lebih dari enam bulan akibat cedera yang dialami Praveen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Secara hasil memang belum memuaskan. Tapi kalau dari segi penampilan secara keseluruhan, sudah sangat bagus peningkatannya. Sayang di pertandingan final, saya banyak ragu-ragu," kata Praveen dilansir dari laman resmi klub, Senin 3 April 2023.

img_title Media Belanda Soroti Drama Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup: Thailand 10 Pemain Sempat Unggul

Pada babak final turnamen BWF Super 300 itu, Praveen/Melati harus mengakui keunggulan ganda campuran asal Denmark Christiansen/Alexandra Bøje dalam dua game langsung 20-22, 18-21.

Praveen menceritakan, peluang untuk merebut gim pertama sebenarnya terbuka lebar sebab mereka terus memimpin perolehan poin dari awal hingga menyentuh gim poin 20-18. Namun di luar dugaan, Mathias/Alexandra berhasil merebut empat poin berurutan. Praveen/Melati pun akhirnya kalah 20-22.

img_title Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Polisi Minta Suporter Tak Lakukan Hal Ini

Memasuki gim kedua, pasangan Denmark tampil lebih percaya diri. Mereka balik memimpin perolehan poin hingga akhirnya menang 21-18. Praveen/Melati sempat mencoba mencuri keunggulan dengan 15-14 dan 16-15 di gim tersebut. Sayangnya, keduanya justru banyak melalukan kesalahan sendiri di poin-poin kritis.

Praveen Jordan & Melati Daeva Oktavianti

Photo :
  • Viva/Rosikin

Pelatih ganda campuran PB Djarum Wifqi Windarto turut berkomentar soal performa Praveen/Melati. Menurut Wifqi penampilan anak asuhnya sudah cukup bagus, hanya saja masih banyak ragu-ragu dalam mengambil keputusan di lapangan.

"Penampilan mereka berdua sudah bagus. Tapi di gim pertama, kendalanya di Jordan yang banyak ragu-ragu di belakang pada poin akhir gim pertama. Jadinya dia banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Wifqi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan untuk Melati, Wifqi menilai pada gim kedua juga banyak melakukan keragu-raguan. "Dia jadi takut untuk melakukan blok di lapangan," katanya menambahkan.

Evaluasi dari Spain Masters 2023 itu menjadi catatan Wifqi dan tim untuk meningkatkan penampilan Praveen/Melati pada turnamen berikutnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut