Perjuangan Chou Tien Chen Melawan Kanker

Chou Tien Chen
Sumber :
  • Viva/Rosikin

Jakarta – Tunggal putra Taiwan, Chou Tien Chen berbagi momen perjuangannya melawan kanker. Selama setahun terakhir, dia berjuang melawan kanker usus besar tapi kemudian bisa bangkit.

img_title Obat Bukan Jadi Kunci Utama Penanganan Kanker, Hal Ini Harus Diperkuat

Setelah berjuang sembuh dari kanker usus besar, Chou Tien Chen keluar sebagai juara di Thailand Masters 2024. Menurut dia, masa perjuangannya sebagai penyintas tidaklah mudah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya berharap saya bisa menyemangati diri sendiri dan menginspirasi orang lain (dari cerita ini),” kata Chou dikutip dari Twitter BWF, Rabu 7 Februari 2024.

img_title Kapan Terapi Sel Bisa Dipakai untuk Kanker? Dokter Ungkap Tahapan Pengobatannya

Chou Tien Chen

Photo :
  • Viva/Rosikin

Pebulutangkis berusia 34 tahun itu menderita kanker kolorektal stadium pertama. Tapi dia tak mau menyerah dengan berhenti dari dunia tepok bulu.

img_title Satu Benjolan, Banyak Kemungkinan: Mengapa Diagnosis Kanker Payudara Tak Bisa Asal Tebak?

Setelah sembuh, dia bisa kembali ikut kejuaraan sejak tahun lalu. Dan akhirnya podium pertama Thailand Masters 2024 berhasil dikuasai oleh Chou.

Ketika didiagnosa menderita kanker, Chou langsung menjalani operasi. Tujuannya untuk mengangkat sebagian usus besarnya agar tidak terjadi penyebaran penyakit.

Proses latihan yang dijalani Chou juga tidak terganggu. Yang paling utama dia lakukan adalah kontrol pola makan, sehingga kondisi tubuh terjaga lebih baik.

Chou Tien Chen

Photo :
  • Viva/Rosikin

Tapi, kebugaran fisik bukan cuma soal utama yang harus diperhatikan. Kondisi mental Chou tak dipungkiri juga terpengaruh karena tak menyangka bisa terkena kanker.

Performanya pun sempat menurun di tahun lalu. Dia kerap kali terhenti langkahnya di babak awal, dan diikuti dengan merosotnya ranking BWF dari 5 ke 14.

Namun, di tengah kesulitan itu, dia juga sempat menjuarai Hylo Open 2023, menjadi finalis Swiss Open 2023, dan masuk ke babak semifinal Kumamoto Masters 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya ingin memberi tahu orang-orang, bahwa pasti ada jalan keluar, tak peduli seberapa sulit mereka dihadapkan pada sebuah masalah,” tuturnya. (ant)

Ilustrasi kanker/anak pejuang kanker

Deteksi Kanker Bisa Lebih Cepat, Pemindaian Kini Dapat Dilakukan dalam Waktu 9 Menit Saja

Perkembangan teknologi pencitraan membuat pemeriksaan kanker semakin cepat. Salah satunya memungkinkan proses pemindaian dilakukan rata-rata sekitar sembilan menit.

img_title
VIVA.co.id
6 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut