Kunci Anthony Ginting Tundukkan Viktor Axelsen dan ke Semifinal All England

Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting
Sumber :
  • Bradley Collyer/PA via AP

Birmingham – Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting mengatakan bermain dengan sabar menjadi salah satu kunci kemenangannya atas unggulan pertama asal Denmark, Viktor Axelsen, pada perempat final All England Open 2024, Sabtu dini hari WIB 16 Maret 2024.

img_title Kata-kata Berkelas Alwi Farhan usai Tumbangkan Peringkat 12 Dunia di French Open 2026

Anthony Ginting menang melalui rubber game ketat dengan skor 8-21, 21-18, 21-19 pada pertandingan yang diadakan di Birmingham tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Memang ini adalah salah satu pertandingan yang ketat dari awal sampai selesai. Meskipun sempat tertinggal, sempat unggul tapi kembali disamakan, lawan juga punya kualitas yang luar biasa jadi kejar-kejaran sampai akhir,” kata Ginting, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI.

img_title 3 Tunggal Putra Indonesia Debut di Asian Games 2026, Ada Sosok Legenda Jepang di Balik Persiapan

Mengenai jalannya gim pertama, Ginting mengatakan sudah menerapkan apa yang telah ia siapkan, tapi kurang berhasil karena dirinya kurang sabar dan kurang teliti.

“Tapi, Puji Tuhan, saya bisa memperbaikinya di gim kedua dan ketiga. Di gim kedua tetap bermain dengan pola saya tapi ditambah dengan sabar,” kata Ginting.

img_title Jonatan Christie Amankan Tiket 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026 usai Tekuk Wakil Singapura

Pada gim ketiga, pertandingan berlangsung lebih intens lagi dan melelahkan secara fisik maupun mental. Meskipun Ginting sempat unggul jauh 18-12 dari sang tunggal putra nomor satu dunia, ia mengakui kembali terburu-buru untuk meraih poin, hingga membuat kesalahan sendiri yang malah menguntungkan buat lawan.

“Dari situ saya malah terburu-buru ingin mendapat poin sedangkan Viktor mulai bermain lebih sabar, bertahan dulu. Perubahan itu membuat saya banyak hilang poin,” ungkap tunggal putra peringkat lima dunia itu.

Di poin-poin tua, saat kedua pemain berada di skor 18-18, Axelsen sempat melakukan protes kepada wasit karena menilai bola netting yang dilakukan Ginting tidak sah menyusul adanya touch di net.

“Di poin 19-18 itu saya tidak merasa ada touch apa-apa, lagipula sudah keputusan wasit dan saya tidak bisa berbuat apa-apa,” kata Ginting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Hal ini saya sampaikan juga ke dia setelah pertandingan. Mungkin kalau saya di posisi dia juga akan sama reaksinya. Mungkin itu salah satu momen keberuntungan saya juga hari ini,” ujarnya menambahkan.

Kemenangan ini pun menjadi pertama kalinya sejak Ginting menang atas Axelsen di Indonesia Masters 2020. Sejak itu, Ginting menelan setidaknya 11 kali kekalahan beruntun dari peraih medali emas Olimpiade 2020 Tokyo tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut