Tim Thomas Indonesia Banyak Belajar dari Kesalahan di India

Pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan
Sumber :
  • Badmintonindonesia.org

VIVA.co.id - Tim Thomas Indonesia bertekad tak mengulangi kesalahan pada Piala Thomas 2014 silam. Di mana, kala itu para putra-putra Indonesia datang ke New Delhi, India, dengan keyakinan dapat membawa pulang Piala Thomas kembali ke Ibu Pertiwi.

img_title Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026: Jalan Terjal Lima Wakil Indonesia Menuju Semifinal

Indonesia datang dengan amunisi terkuatnya, seperti Tommy Sugiarto, Simon Santoso, Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Angga Pratama/Rian Agung Saputro, Tim Thomas Indonesia. Sebuah komposisi yang memang layak diperhitungkan untuk menang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kenyataan pahit harus diterima Indonesia saat ditekuk tim Thomas Malaysia yang tak dijagokan pada di babak semifinal dengan skor 0-3. Poin pertama direbut Lee Chong Wei dari Tommy Sugiarto.

img_title Penghancur Praveen/Melati Juara German Open 2022, China Hancur Lebur

Kemudian, pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan yang menjadi andalan untuk menyumbang angka, juga tak kuasa menahan laju pasangan Hoon Tien How/Tan Boon Heong. Akhirnya, Dionysius Hayom Rumbaka akhirnya menyerah dari Chong Wei Feng, 10-21, 17-21.

Melihat hasil tersebut, membuat Hendra Setiawan meminta timnya untuk tidak terlalu percaya diri di Piala Thomas kali ini. Namun, dia menyatakan tim Thomas sudah banyak belajar dan meraih hasil yang lebih baik dari dua tahun lalu.

img_title Tragis, Penghancur Raja Bulutangkis Gagal Juara German Open 2022

“Percaya diri itu boleh, tetapi tidak boleh berlebihan, karena bisa menjadi bumerang untuk kami,” ujar Kapten Tim Thomas 2014 dan 2016,  Hendra Setiawan, di situs PBSI.

“Memang rasanya kecewa dan sedih sekali kalau ingat kekalahan di Piala Thomas 2014. Tetapi kami banyak belajar dari sana dan kami bisa sukses di Kualifikasi Piala Thomas 2016 kemarin,” sambung Ihsan Maulana Mustofa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apa yang disebutkan Ihsan memang benar adanya, Tim Thomas telah berkaca dari kesalahan sebelumnya dan membuktikan bahwa mereka mampu mengatasi lawan-lawan.  Hingga dinobatkan menjadi tim putra terkuat di Asia dengan menggondol gelar Asia Team Championships 2016.

(ren)

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

Jonatan Christie Ungkap Insiden Tak Fair Play di India Open 2026, Tetap Menang dan Bicara Apa Adanya

Jonatan Christie buka suara soal insiden tak fair play di India Open 2026. Meski merasa dirugikan, Jojo tetap menang dan memilih fokus ke laga berikutnya.

img_title
VIVA.co.id
15 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut