Kunci Sukses Kevin/Marcus Kembali 'Ganyang' Boe/Morgensen

Ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon
Sumber :
  • PP PBSI

VIVA – Pasangan ganda putra, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon sukses memboyong gelar dari China Open Super Series Premier 2017. Pada partai final yang berlangsung Minggu, 19 November 2017, duo Minions berhasil mengalahkan rivalnya asal Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, 21-19 dan 21-11.

img_title Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026: Jalan Terjal Lima Wakil Indonesia Menuju Semifinal

Duel final kali ini merupakan duel ulangan final China Open Super Series Premier 2016. Saat itu, Kevin/Marcus merebut podium utama setelah menang 21-18 dan 22-20, juga dari Boe/Mogensen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laga final yang digelar di Haixia Olympic Sports Center itu Marcus/Kevin mampu memperbaiki rekor pertemuan mereka dengan pasangan nomor dua dunia tersebut menjadi 3-4, masih untuk keunggulan Boe/Mogensen.

img_title Penghancur Praveen/Melati Juara German Open 2022, China Hancur Lebur

Lalu apa yang membuat juara All England 2017 ini kembali berjaya atas musuh bebuyutannya tersebut? Sejumlah hal rupanya jadi fokus mereka dalam mempertahankan titelnya.

“Kami terus mempelajari permainan mereka, karena kami sudah sering kalah dari mereka. Kami berlatih lebih keras, dan ada peningkatan dibanding pertemuan sebelumnya. Kami juga melihat apa yang kurang dari penampilan kami, mengapa kami kalah sebelumnya,” jelas Marcus, dikutip dari rilis PBSI.

img_title Tragis, Penghancur Raja Bulutangkis Gagal Juara German Open 2022

Ini menjadi gelar kelima Marcus/Kevin dalam ajang superseries dari tujuh kali tampil pada partai final sepanjang tahun 2017.

Sebelumnya, mereka menjadi juara All England, India Open, Malaysia Open dan Jepang Open serta menjadi runner-up Korea Open dan Denmark Open.

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

Jonatan Christie Ungkap Insiden Tak Fair Play di India Open 2026, Tetap Menang dan Bicara Apa Adanya

Jonatan Christie buka suara soal insiden tak fair play di India Open 2026. Meski merasa dirugikan, Jojo tetap menang dan memilih fokus ke laga berikutnya.

img_title
VIVA.co.id
15 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut