Alasan Krusial Bubarnya Duet Angga Pratama/Ricky Karanda

Pasangan ganda putra Indonesia, Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi.
Sumber :
  • badmintonindonesia.org

VIVA – Meski sektor ganda putra Pelatnas Cipayung mendulang sederet pujian sepanjang tahun 2017, namun sejumlah pembenahan juga tak luput dari sorotan. Dominasi apik Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang sukses memboyong 7 gelar Super Series justru meninggalkan perhatian khusus.

img_title Hasil Ganda Putra Indonesia di Japan Open 2026: Fajar/Fikri Menang, Sabar/Reza Tersingkir

Kegemilangan Kevin/Marcus selama ini seolah tak dibarengi dengan meratanya pula prestasi jajaran ganda putra Pelatnas lainnya. Dan yang paling mencolok dan dikeluhkan pencapaiannya adalah torehan duet Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sempat diproyeksi untuk menggantikan tahta Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, performa dan prestasi Angga/Ricky malah kian merosot dan jauh dari kata memuaskan.

img_title Fajar/Fikri Susul Wakil Indonesia Lain ke Babak 16 Besar Japan Open 2026

Pelatih Kepala Ganda Putra Pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi angkat bicara terkait apa yang terjadi dengan Angga/Ricky.

Menurut Herry, Rian paling cocok berpasangan dengan Angga Pratama. Apalagi performa Angga yang selama ini berpasangan dengan Ricky Karanda Suwardi, juga kian menurun. 

img_title Kejutan di Japan Open 2026, Raymond/Joaquin Tumbang dari Ganda Non-Unggulan Jepang

“Angga/Ricky sudah sulit berkembang. Mungkin teknik sudah mumpuni, tapi ada hal di luar teknik yang menjadi masalah, mereka sudah tidak saling percaya, chemistry nya juga nggak dapet,” ujar coach Herry IP kepada Badminton Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ke depannya, Ricky direncanakan bakal banting stir ke ganda campuran, berpasangan dengan Debby Susanto. Sedangkan Angga akan kembali berpasangan dengan partner lamanya, Rian Agung Saputro.

“Angga berpasangan dengan Rian lagi, mereka memang paling cocok satu sama lain. Saya akan kasih kesempatan dalam setahun ini, kalau bisa panjang ya bagus, kalau nggak bisa ya mau dipasangkan sama siapa lagi.” (mus) 

Ganda putra Indonesia Leo/Daniel sukses merebut gelar juara BWF World Tour Super 500 Thailand Open 2026

Modal Kalahkan Ganda Nomor 1 Dunia, Leo/Daniel Bidik Hasil Lebih Baik di Asian Games 2026

Leo/Daniel membawa misi memperbaiki hasil Asian Games 2022. Modal kemenangan atas ganda nomor satu dunia menjadi bekal menuju Asian Games 2026 di Jepang.

img_title
VIVA.co.id
14 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut