Tragedi Pasuruan

21 Orang jadi Korban Pembagian Sedekah

Pembagian sedekah di rumah Haji Syaichon, Pasuruan berakhir tragis.  Sebanyak 21 orang tewas kehabisan nafas dan terinjak-injak. Polisi turun tangan menangani kasus itu. Juru Bicara Kepolisian Daerah Jawa Timur  Adjun Komisaris Besar Pudji Astuti mengatakan karena kejadiannya di wilayah kota maka cukup Kepolisian Pasuruan yang menanganinya.
”Siat penanganan sepenuhnya. Dengan Polda hanya koordinasi,” katanya dalam wawancara dengan VIVAnews Senin 15 September 2008.  Pudji menambahkan data terakhir sampai pukul 15.30, sebanyak 21 orang tewas dalam kejadian tersebut.

img_title Namanya Lokal Banget, Timnas Indonesia Bisa Dapat Amunisi Baru! Sang Gelandang Tajam yang Pernah Bela Norwegia

Pudji mengatakan data yang diterima masih sama denganketerangan Kepala Kepolisian Pasuruan Adjun Komisaris Besar Harry Sitompul kepada wartawan di RSD Dr Soedarsono yang menerangkan 21 orang dipastikan tewas dan 10 orang lainnya luka-luka. Sampai sekarang, ujarnya,”Belum ada perkembangan.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tragedi tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 ketika acara pembagian sedekah baru jalan seperempat jam Ribuan warga yang datang sejak pagi ditampung dalam sebuah gang yang dipagari bambu. Suasana berdesakan mengakibatkan sebagian besar peserta  kehabisan nafas dan pingsan. Para korban yang kebanyakan perempuan itu tewas terinjak-injak pengunjung lain yang berebut mendapatkan sedekah.

img_title Punya Darah Indonesia, Striker Tajam Islandia Ini Bisa Jadi Senjata Baru Timnas di Piala Asia 2027
foto ilustrasi mutilasi

Pengakuannya Bikin Merinding! Detik-detik Anak Mutilasi Ayah Kandung di Brebes

Kasus mutilasi terhadap seorang ayah kandung di Brebes, Jawa Tengah, terungkap setelah anaknya sendiri mendatangi kantor polisi dan mengaku menghilangkan nyawa korban.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut