2009, Target Dividen BUMN Rp 33 Triliun

VIVAnews-Pemerintah menargetkan setoran dividen dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebesar Rp 33,1 triliun pada 2009. PT Pertamina diharapkan menyumbang dividen Rp 13,5 triliun, sedangkan BUMN lain Rp 13,8 triliun.

“Sisanya dari windfall profit kenaikan harga minyak sebesar Rp 9,8 triliun dan pengurangan dividen interim Pertamina Rp 4 triliun,” kata Sekretaris Menteri Negara BUMN Said Didu di Jakarta, Senin, 15 September 2008.

img_title Jadi Pahlawan Persib saat Hajar Melbourne Victory, Ini Pengakuan Jujur Balsa Sekulic

Target setoran dividen BUMN tersebut meningkat dibanding 2008 yang mencapai Rp 31 triliun.

Menurut Said, selama 2007, sebanyak 32 BUMN merugi. Kerugian terbesar dialami PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). “Tahun lalu, PLN rugi sekitar Rp 5,7 triliun,” jelas dia. Sedangkan tahun ini, beberapa BUMN juga diperkirakan masih merugi.

Saat ini, pemerintah juga masih mengkaji pembentukan perusahaan induk (holding) BUMN. “Kami masih usahakan. Holding perbankan punya waktu hingga 2010,” tegas dia. Meski demikian, pembentukan perusahaan induk BUMN perkebunan akan direalisasikan lebih awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic

Duel Alot Layaknya Catur, Igor Tolic Ungkap Kunci Sukses Persib Sikat Melbourne Victory 2-0

Igor Tolic sebut duel Persib vs Melbourne Victory di ACL 2 2026/2027 bak permainan catur. Ini kunci sukses Maung Bandung kunci kemenangan 2-0 di Bandung.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut