Erlinda
- Istimewa
Ia diberi amanah menjadi sekretaris KPAI periode 2014-2017. Namun, setelah Asrorun Niam kembali memimpin KPAI untuk periode 2015-2017. Erlinda melepas jabatannya. Posisi itu kini dipegang Rita Pranawati setelah melalui proses voting.
Erlinda sendiri memegang jabatan baru, yakni Kepala Divisi Sosial KPAI. Di dalam tugas barunya, ia akan mengoptimalkan peran dari networking yang konsen pada perlindungan anak, serta melakukan strategi dan pendekatan berbasis masyarakat termasuk mengoptimalkan peran serta adik adik yang ada di universitas dan para remaja yang ada di tingkat RT RW.
Erlinda semakin menikmati kerjanya di pos barunya ini. Ia memiliki kemampuan dalam bersosialisasi, berkomunikasi dengan beragam lapisan masyarakat. Dia adalah seorang aktivis sosial yang juga memiliki latar belakang sebagai pendidik. Kinerjanya makin berkelas karena dia didukung oleh suaminya sebagai dosen di Universitas Bina Nusantara dan juga dosen pasca sarjana di Universitas Negeri Jakarta.
BIODATA
| Nama Lengkap | : Erlinda, M.Pd |
| Jenis Kelamin | : Perempuan |
| Tempat Tanggal Lahir | : Palembang, 11 Maret 1978 |
| Agama | : Islam |
| Jabatan | : Komisioner KPAI 2014-2017 |
| KELUARGA | |
| Suami | : Dr. Rer. Nat Bambang Heru Iswanto |
| Anak | : Herbian Alfarisi Iswanto |
| Diffie Alfierie Iswanto |
PENDIDIKAN
- Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan (STIP) di Jerman
- Universitas Negeri Jakarta jurusan Fisika
- Magister Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
KARIER
- PMR
- Pramuka
- Paskibraka
- Wanita Syarikat Islam
- Anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
- Satuan Tugas Perlindungan Anak
- Pos Advokasi dan Kepedulian Pada Anak (PAKTA).
- PERISAI
- KOWANI
- Yayasan Sayap Ibu
- relawan KPAI
- Satgas Komnas Perlindungan Anak.
- sekretaris KPAI periode 2014-2017
- Manager Officer sekaligus dosen di Smart Investment Institute
- Kepala Divisi Sosial KPAI, 2015
PENGHARGAAN
- Juara ke-4 dari 180 negara Kompetisi “Thinkquest International Competition 2011”,dengan judul penelitian “Bhioplastic for Building Plastic Waste Community”.
- Pemenang peringkat ke-3 nasional pada kompetisi “Jakarta of My Dream Contest” yang diselenggarakan pihak Dinas Pendidikan Prov. DKI yang diikuti oleh 857 peserta dari 33 provinsi dengan judul penelitian “Electronic Gadget, Biggest Friend or Biggest Enemy”
- Coach terbaik dari Oracle Academy dalam “Project Learning Institute”.