Kuli Bangunan Bersuara Emas Ini Sukses Curi Perhatian Warganet

Pekerja bangunan.
Sumber :
  • Instagram lagi.viral

VIVA – Rasa penat pasti pernah dirasakan setiap orang. Dan salah satu hal yang kerap dilakukan untuk sedikit mengurangi kepenatan adalah dengan bernyanyi. Karena saat bernyanyi, secara tidak langsung kita sedang mengusir stres.

img_title Jadi Tangan Kanan Korban, Kuli Bangunan yang Tega Bunuh dan Cor Bosnya Sampai Dikasih PIN ATM

Ketika bernyanyi, tubuh melepaskan hormon endorfin, level kortisol menurun, dan hormon oksitosin yang memerangi stres akan meningkat dalam otak. Kombinasi inilah yang dapat membuat suasana hati menjadi lebih bagus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak orang yang menjadikan bernyanyi sebagai hobi mereka. Bahkan banyak juga orang yang tidak menyadari jika sebenarnya mereka memiliki suara yang cukup bagus saat bernyanyi. Seperti seorang pria yang berprofesi sebagai kuli bangunan berikut ini.

img_title 5 Fakta Mengerikan Bos Ruko Tewas Dicor Kuli di Pulogadung, Pelaku Kuras ATM Korban Rp50 Juta

Dalam video yang diunggah akun Instagram lagi.viral, terlihat pria itu asyik bernyanyi di tengah aktivitasnya bekerja. Mengetahui kalau ia memiliki suara yang merdu, seorang rekannya pun merekam kejadian tersebut. Benar saja, menyanyikan lagu Butiran Debu milik Rumor, pria itu ternyata langsung berhasil menarik perhatian warganet.

Pria yang biasa dipanggil Bang Lucky tersebut diketahui bekerja di sebuah proyek bangunan di Perumahan Goldland, kota Baru, Jambi. Banyak warganet yang memuji suara emas pria itu dan menyarankannya untuk mengikuti berbagai kompetisi bernyanyi. Penasaran sebagus apa suaranya? Simak video berikut ini. (AC)

img_title Kronologi Bos Ruko Dibunuh dan Mayatnya Dicor di Pulogadung

Gubernur Riau Abdul Wahid (tengah) pakai rompi oranye dan tangan diborgol

Profil Gubernur Riau Abdul Wahid, dari Kuli Bangunan hingga Jadi Tersangka Korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Gubernur Riau, Abdul Wahid sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan.

img_title
VIVA.co.id
5 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut