Viral, Petugas Ngotot Makan di Tempat Saat PSBB Total

Hari pertama PSBB total. (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • VIVA/M Ali Wafa

VIVA - Sebuah video yang menunjukkan seorang petugas Pemprov DKI Jakarta tidak mau bungkus saat membeli makanan di suatu warung viral. Petugas itu ngotot ingin makan di tempat padahal Jakarta tengah menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) total.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

"Saya ini petugas, makan di sini. Saya ini tukang tegur," kata sang petugas tersebut seperti diunggah oleh akun Instagram @petergontha, dikutip VIVA, Jumat 18 September 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nggak apa-apa, nanti kalau ditegur saya yang jawab. Kalau ada yang tegur suruh ketemu saya. Cuma sendiri nggak apa-apa, tenang aja. Saya ini tukang patroli, lagi patroli," lanjut dia.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Tegaskan Langgar PSBB Bisa Kena Pidana

Pemilik warung lalu berusaha mengingatkan ada peraturan dari Pemda DKI yang melarang orang makan di tempat. Jika ada apa-apa, sebagai pemilik tempat makan, dia bisa kena denda Rp50 juta atau Rp100 juta.

img_title Pertama dalam Sejarah, Mantan Perdana Menteri Spanyol Jadi Tersangka Korupsi

"Yang bayar saya. Petugas suruh ketemu saya," jawab sang petugas itu lagi.

"Nanti kalau didenda, saya yang tanggung jawab," kata dia lagi.

Petugas itu menyatakan bahwa yang dilarang adalah kerumunan. Tapi kalau sendiri, dia menyebut ada toleransi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nama saya Bejo Riyanto. Pak Bejo orangnya ngeyel. Kalau ada yang negur, ada yang manggil, saya yang maju," kata dia. (ren)

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VIVA.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut