Ramai soal Dayana, Ini Masalahnya Sampai Jadi Trending
Sang manager pun menjelaskan jika konsep yang diminta brand tersebut memang seperti settingan. Terlebih video itu dilakukan bertepatan pada Hari Valentine.
"Jadi Fiki itu memang di-setting pakai jas, ada lampu-lampu romantis lah kayak gitu, lalu komunikasi ya sama Dayana. Itu juga salah satu alasan karena kelihatan kayak settingan," kata Theresia.
Dia melanjutkan, alasan mereka menceritakan hal ini karena tak ingin ada kesalahpahaman dan pemikiran untuk memanfaatkan Dayana. Dia mengatakan sudah berkomunikasi dengan manager Dayana untuk urusan kerjasama hingga kesepakatan harga. Berikut penjelasannya:
Kita itu sudah ada obrolan sama manajer, manajer antar manajer, jadi kita memang udah ada dealing seperti apa pekerjaannya yang harus dilakukan dan biayanya juga.
Untuk biayanya sendiri, kita dealing hari Kamis sebelum libur long weekend, kita ada kendala kalau antar negara itu nggak bisa langsung karena dari rupiah ke dollar.
Sebenarnya sudah disetujui, melakukan pembayaran setelah posting tanggal 14 dan pembayaran hari senin, kesepakatan antar manajer.
Saya bilang dipotong 50 persen. Karena kan Fiki yang bantu handle, take over. Aku bilang kayak gitu dan muncul lah status (Dayana) itu. Saya minta maaf pada pihak-pihak yang dirugikan. Tapi dipotong 50 persen itu bersifat profesional aja karena kerjaan Dayana diambil alih Fiki.
Jadi Kontennya itu ceritanya Dayana dapat hadiah valentine. Shipper ngasih hadiah ke Dayana karena ada budget sendiri. Dayana bisa beli apa yang dia mau. Sekitar jam 2 waktu Indonesia atau jam 1 di Kazakhstan mereka baru upload, tapi cuma bertahan sekitar berapa menit di-take down.
Penjelasan Dayana
Dalam sebuah video yang diunggah Dayana ke Medsos menggunakan bahasa Inggris, dia menyebut tidak akan datang ke Indonesia, begini ucapan lengkapnya:
Sebenarnya aku ingin pergi ke Indonesia, namun setelah semua kebencian yang aku terima, aku tidak perlu melakukannya. Aku jadi berpikir aku tidak peduli popularitasku di Indonesia, aku akan lebih populer di Rusia.
Sekarang aku sedang menunggu vlogger terkenal dari Rusia. Jadi itulah mengapa aku tidak peduli tentang popularitasku (di Indonesia) karena aku punya banyak teman vlogger yang populer di dekatku dan mereka akan mendukungku.Â