AKP Syarif dan Kapten Inf Teddy Bongkar Rahasia Jokowi

AKP Syarif dan Kapten Inf Teddy
Sumber :
  • Youtube

VIVA – Video wawancara asisten ajudan Presiden Jokowi, dari kalangan polisi yakni Ajun Komisaris Polisi Syarif Muhammad Fitriansyah dan Kapten Inf Teddy Indra Wijaya viral di tiktok. Diketahui, wawancara tersebut sudah dua tahun lalu sebab pangkat Syarif dan Teddy masih Iptu dan Lettu.

img_title Lihat Rumah Warga Korban NTT Hancur, Jokowi Langsung Titip Pesan ke Bupati Setempat

Kini, Teddy juga sudah tidak lagi menjadi asisten ajudan Jokowi melainkan jadi ajudan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip VIVA dari akun tiktok @zvlf88, Kamis 25 Februari 2021, baik Teddy maupun Syarif membongkar kebiasaan Jokowi yang selama ini tidak diketahui publik. Teddy dan Syarif merupakan orang terdekat Jokowi dalam kegiatan sehari-hari. Berikut petikan wawancara keduanya:

img_title Purbaya Dicopot Prabowo, Istana: Pergantian Pejabat Itu Kapan Saja, Tak Ada yang Istimewa

Bagaimana proses jadi asisten ajudan presiden?

Teddy: kami diseleksi dari masing-maisng angkatan ada darat, laut, udara, polisi kemudian saya yang terpilih mewakili TNI. Kemudian Syarif yang dari kepolisian.

img_title Warga Korban Gempa Hingga Kepala Adat Temui Jokowi yang Tiba Malam Hari di Pulau Palue NTT

Pernah cita-cita jadi asisten ajudan?

Teddy: Enggak ada sama sekali, tidak terpikiran.

Syarif: Mimpi aja tidak pernah

Apa perbedaan paspampres dengan asisten ajudan?

Teddy: Kalau paspampres, pengamanan. Kalau kita kegiatan bapak sehari-hari sehingga bapak bekerja lancar dan nyaman.

Seperti apa kegiatan presiden saat kunjungan kerja?

Teddy: Bapak presiden memang tinggal di istana Bogor daa dari bogor ke Jakarta itu satu jam, bila ada takeoff jam 8 pagi otomatis berangkat dari sini jam 7 ataupun sebelumnya. Jadi kalau kunker, bapak tidak hanya satu kota satu provinsi. 

Syarif: Jadi bapak itu pernah paginya itu terbang ke Aceh. Setelah ke Aceh itu ke Banjarmasin setelah itu lanjut bapak terbang ke Halmahera, Maluku Utara setelah itu lanjut lagi ke Papua   untuk melihat perkembangan jalan trans Papua

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi selama 5 hari satu hari satu provinsi. pertama tiba di kota tujuan ya macam-macam,  bisa dimulai dari pembagian kartu indonesia pintar sertifikat tanah atau peresmian atau peninjauan.

Teddy: Nanti break nya saat makan siang atau salat kemudian biasanya kalau makan siang setelah salat zuhur, bapak akan salat zuhurnya mampir ke masjid terdekat. Dari pagi sampai malam kemudian kelar acara bisa jam 9 setengah sepuluh malam pasti saat tiba di hotel, bapak tidak serta merta istirahat. Pasti justru itu bapak memikirkan yang lain bukan hanya mikirkan kunker, tetapi pikirkan ada kegiatan apa di nasional kemudian telepon sana sini, telepon menteri, telepon pejabat ini. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut