Hoax Jumlah Kasus COVID-19 Meledak di Jatim, Ada yang Lucu

Poster konfirmasi Diskominfo Jatim soal sebaran pesan hoax kasus COVID-19
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Sebuah pesan berantai yang menuliskan jumlah kasus positif COVID-19 meledak di Jawa Timur tersebar di jejarang aplikasi percakapan WhatsApp. Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi Jatim menyampaikan pesan itu berisi informasi palsu alias hoax. 

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

Namun, saat bersamaan, tersebar pula pesan yang kontennya menyerupai pesan berantai sebelumnya itu, namun diedit lagi oleh pembuat pesan dan nadanya lucu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesan hoax soal ledakan kasus COVID-19 di Jatim itu berbunyi:

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

UPDATE DATA TERPAPAR COVID-19 MINGGU INI, Kota Madiun peringkat pertama

Ngenes lihatnya

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

1. Kota Surabaya positif 210 orang

2. Kab. Sidoarjo  positif 195 orang

3. Gresik positif 205 orang

4. Lamongan positif 225 orang

5. Bojonegoro positif 188 orang

6. Tuban positif 175 orang

7. Probolinggo positif 210 orang

8. Malang positif 165 orang

9. Pasuruan positif 215 orang

10. Madiun positif 11.876 orang* (pemecah record)

11. Situbondo positif 250 orang

12. Bondowoso  positif 12 orang

13. Besuki  positif 125 orang

14. Jember positif 175 orang

15. Banyuwangi Positif 207 orang

16. Ponorogo  positif 270 orang

17. Magetan  positif 300 orang (tetap waspada)

18. Ngawi  positif 175 orang

20. Cepu  positif 275 orang

21. Pacitan  positif 180 orang

22. Kediri  positif 575 orang

23. Blitar  positi 190 orang

24. Nganjuk  positif 165 orang

25. Tulung agung positif 25 orang

26. Jombang  positif 95 orang

Kementerian Kesehatan memperkirakan akan terjadi Ledakan yg sangat luar biasa

_Oleh karena itu mari kita berdoa semoga mereka yg positif di beri kesembuhan dan  dipermudah segala urusan.

Aamiin.

Monggo dishare dateng group sanes, kersane langkung waspada

Salam sehat tetap patuhi protokol kesehatan

Terkait itu, Kepala Diskominfo Jatim Benny Sampirwanto menegaskan bahwa pesan berantai itu berisi informasi yang menyesatkan. 

"Jumlah kasus dalam pesan yang beredar tersebut cenderung menyesatkan karena berbeda dengan rilis kasus harian yang keluarkan Satuan Tugas COVID-19," kata Benny saat dikonfirmasi, Jumat, 144 Mei 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun pesan berantai berikutnya yang serupa dengan pesan di atas namun diedit bernada lucu. Di pesan kedua itu ditulis seolah kasus yang paling banyak terjadi di Mojokerto. 

Namun, agak menjebak karena pola penulisannya mirip pesan berantai yang pertama. Kelucuan terbaca di bagian akhir yang menjelaskan bahwa data-data itu adalah data wanita di Jatim yang positif hamil selama pelarang mudik.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut