Kisah Pilu Seorang Bocah Harus Berjuang Sendiri Merawat Ibunya

Anak merawat ibu.
Sumber :
  • Instagram

VIVA – Merawat kedua orangtua tentu sudah menjadi kewajiban seorang anak. Di mana, itu menjadi bakti kita kepada orangtua setelah orangtua sudah tidak lagi muda atau sudah menginjak usia lansia. Hal tersebut tentu agar membuat kita ingat serta tidak lupa dengan jasa-jasa serta kasih cinta yang berikan pada si anak. Meskipun orangtua tidak pernah meminta balas jasa dengan apa yang mereka berikan.

img_title Kabar Duka dari Ferdy Sambo, Sang Ibunda Oma Ridha Meninggal Dunia

Biasanya ketika sang anak sudah beranjak dewasa dan usia orangtua pun mulai menua dengan badan hampir ringkih, para anak akan  beralih peran. Jika dulu kita sang anak yang dirawat dan dibesarkan dengan baik oleh orangtua. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapi saat kita beranjak dewasa, peran itu sudah mulai berubah. Seorang anak harus dengan sabarnya merawat orangtua.  Seperti kisah baru-baru ini yang viral di media soial. Unggahan video akun @insta.nyinyir pada 24 Agustus 2021 berhasil bikin mata para netizen tidak mengedipkan mata. Kenapa demikian?

img_title Soroti Tingginya Kematian Ibu dan Bayi, Pulung Agustanto: Sistem Kesehatan Kita Belum Maksimal

Hal tersebut lantaran, ada unggahan video yang membagikan kisah pilu nun mengharukan yang dialami seorang bocah usia yang masih 5 tahun selama merawat orangtuanya sebatang kara. Usianya yang terbilang masih sangat kecil yaitu 7 tahun ini membuat dirinya harus mengurus segala keperluan orangtuanya, mulai dar pagi hari hingga dini hari.

Di mana, pada video tersebut terlihat jika  ibunya itu divonis mengalami stres berat hingga sekarang harus mengalami gangguan jiwa. Nampak pada video tersebut, sang ibu hanya bisa berdiam diri. Segala urusan serta aktivitas di gubuknya itu dilakukan oleh anak perempuannya yang semata wayang itu.

img_title Menkes Soroti Tingginya Angka Kematian Ibu dan Bayi di RI, Terbanyak di Jawa Barat

Tidak hanya itu demi mempertahankan hidunya, bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar ini harus pintar-pintar membagi waktunya untuk berjualan botol botol bekas serta menunggu bantuan dari warga masyarakat sekitar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut terpaksa dilakukannya, karena tidak ada pilihan lainnya untuk tetap bertahan hidup. Merawat dan mencari sesuap nasi dilakukan oleh bocah itu seorang diri.

Bocah itu melakukannya semua seorang diri, hal itu dilakukan lantaran sang ibu sudah tidak bisa beraktivas seperti orang pada umumnya. Setiap harinya bocah tersebut tinggal bersama ibunya di gubuk bambu di Desa Kroya Indramayu Jawa Barat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut