Viral Pria Bawa Arit Ancam Tukang Cukur

Viral Pria Bawa Arit Ancam Tukang Cukur
Sumber :
  • Instagram@memomedsos

VIVA –  Video seorang pria membawa arit ancam tukang cukur viral di media sosial. Ia datang ke tempat pangkas rambut dan mengamuk.

img_title Pria Viral Ngamuk dan Lempar Batu ke Mobil di Jagakarsa Akhirnya Diamankan Polisi

Video viral itu diunggah oleh akun Instagram @memomedsos, Minnggu (30/1). "Seorang pria mengamuk di sebuah tempat pangkas rambut dan nyaris membacok si tukang cukur," tulis memomedsos pada caption unggahan videonya dikutip VIVA,  Senin (31/1).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam unggahan video viral itu memperlihatkan seorang pria mengenakan kaos biru dan celana pendek masuk ke tempat pangkas rambut. Pria masuk ini terekam kamera CCTV.

img_title Waktu Cepat Berlalu, Farel Prayoga yang Dulu Viral di Istana Negara Gara-gara 'Ojo Dibandingke', Kini Sudah SMA

Pria Mengamuk di Tempat Pangkas Rambut

img_title Awal Mula Vilmei Terkenal, dari Konten Berbagi hingga Viral karena Uangnya Raib Sampai Rp3 Miliar

Lalu pria berkumis ini masuk ke arah kursi-kursi pelanggan yang sedang kosong. Mendengar pria ini marah-marah, tukang cukur yang sedang berada di dalam melarikan diri.

Pria ini sambil membawa terus berjalan ke arah tukang cukur kabur. Kemudian ia berhenti sambil menunjuk-nunjuk ke arah tukang cukur. Ia juga sempat memberikan isyarat ke bagian potongan rambutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian pria tersebut mengaca ke cermin yang berada di sebelahnya. "Pria tersebut mengamuk diduga karena hasil cukur tidak sesuai dan kena pisau silet," tulis memomedsos.

Peristiwa ancaman pria tersebut diketahui terjadi di Citra Indah, Jonggol, Bogor, Jawa Barat, Minggu (23/1). Hingga kini belum ada jawaban dari pihak-pihak terkait dalam aksi kekerasan  ini.
 

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Theodorus Echeal memberikan keterangan kepada wartawan

Viral Dugaan Lowongan Kerja 'Bodong' di Pasar Minggu, Polisi Selidiki

Polisi tengah mendalami dugaan lowongan kerja bodong atau palsu dari sebuah perusahaan di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sejumlah korban rugi hingga Rp1,9 juta.

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut