Haus Konten, Segerombol Remaja Tuang Deterjen ke Kolam Mall
Segerombol Remaja Lakukan Aksi yang Bikin Geram
Baru-baru ini beredar rekaman sebuah CCTV yang menampakkan aksi konyol segerombolan remaja yang nekat membuang deterjen ke dalam kolam kecil di sebuah mall. Aksi konyol yang dilakukan para remaja itu pun sontak viral dan menjadi sorotan warganet.
Tidak sedikit dari warganet yang geram melihat aksi sejumlah remaja yang nekat menyiram deterjen ke dalam kolam. Perisitiwan tersebut diketahui terjadi di Kluang, Malaysia. Melansir dari situs ohbulan!, segerombolan remaja pria itu dengan sengaja melakukan aksi konyolnya lantaran ingin mendapatkan jumlah penonton yang tinggi, bahkan hingga viral di platform media sosial TikTok.
Untung saja, aksi konyol tersebut terekam dalam sebuah rekaman CCTV di salah satu Mal Malaysia. Aksi segerombolan remaja pun akhirnya terdeteksi oleh pengelola mall tersebut. Pada rekaman CCTV itu nampak sejumlah remaja pria yang tengah duduk di atas motornya. Mereka nampak sedang memakirkan sepeda motornya dengan sembarang di pinggir kolam Mall.Â
Nah, nampak ada salah satu remaja pria yang terlihat mendekati kolam Mall sambil membawa sebuah jerigen yang berisi cairan hujau. Di mana cairan hijau tersebut diduga sebuah deterjen.
Setelah mencoba mendekati kolam Mall, remaja pria tersebut tanpa ragu-ragu langsung menuangkan semua deterjen yang dibawanya. Dan beberapa remaja lainnya hanya menyaksikan sambil duduk di atas motor. Dan salah seorang remaja terlihat sengaja mengisi sebuah kresek dengan air.
Setelah kresek diberi isian akhir, kemudian remaja pria itu langsung melemparkan plastik kresek itu ke udara hingga jatuh ke area jalan mall. Usai melakukan aksinya, segrombolan remaja itu pun langsung bergegas pergi dengan melaju kencang menggunakan sepeda motor miliknya.
Aksinya Berhasil Terekam CCTV
Video rekaman CCTV itupun dijadikan sebuah bukti dari aksi segerombolan remaja tersebut. Â Kepala Polisi Distrik Kluang, Asisten Komisaris Low Hang Seng pun memberi pernyataan tentang aksi segormbol remaja tersebut, bahwa terdapat delapan remaja yang melakukan aksi penuangan deterjen ke kolam dan umur mereka rata-rata masih berusia antatra 16 dan 19 tahun.