Viral Video Sapi Ngamuk, Masuk dan Rusuh di Tenda Hajatan

Viral video sapi masuk ke tenda hajatan
Sumber :
  • instaram.com/lagi.viral

VIVA Trending – Umat muslim baru saja melaksanakan hari raya Idul Adha, yang jatuh pada Minggu 10 Juli 2022. Khususnya di Indonesia, selalu ada cerita dan kisah mengenai Idul Adha, yang biasanya berhubungan dengan hewan kurban seperti sapi dan kambing. Nah, hal lucu, atau malah bisa jadi miris, kali ini datang dari sapi kurban. 

img_title Penampakan Sapi Berkaki 6 Asal Boyolali, Juarai Kontes Piala Presiden

Hal ini diyakini terjadi di Jakarta Barat. Video dibagikan di kanal Instagram @lagi.viral. Terlihat, seekor sapi yang diyakini adalah sapi kurban dengan ukuran lumayan besar, menjadi "tamu tak diundang" di sebuah acara pernikahan. Sapi tersebut masuk ke dalam tenda hajatan pesta dan membuat tamu berlarian rusuh karena menghindari sapi tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Viral video sapi masuk ke tenda hajatan

Photo :
  • instaram.com/lagi.viral

img_title Polisi Ungkap 2 Akun Instagram Lain yang Mobilisasi Pelajar untuk Aksi Rusuh

Sapi tersebut berwarna coklat dan tampak mondar - mandir berjalan di depan panggung pengantin. Tampak pula kursi tamu undangan terjatuh dan berantakan karena disenggol oleh sapi. Terdengar suara MC dari pengeras suara berkata bahwa tamu harap tenang dan jangan menganggu sapi tersebut. "Biarin lewat, biarin dia tenang, malah tambah jadi nanti" kata MC. Hal ini diyakini akan menjadi momen "bersejarah" dan tak terlupakan bagi pasangan pengantin dan keluarga yang mengadakan acara. 

Tentunya, video ini mendapat banyak tanggapan dari netizen. Banyak yang komen dengan guyon "Nyariin temennya yang udah jadi hidangan" tulis netizen lucu di kolom komentar. Namun ada pula yang merasa kasihan pada sapi tersebut "kasian sapinya, kayanya stres karna tau mau dipotong terus sekitarnya juga terlalu rame jadi tres" komen netizen lainnya. 

img_title Harga Daging Sapi Tembus Rp170 Ribu per Kilogram
TikTok.

9 Juta Akun TikTok Anak Dinonaktifkan, Instagram 85 Ribu-Facebook 99 Ribu

Menkomdigi Meutya Hafid menyampaikan, pemerintah tidak hanya melihat jumlah akun anak yang telah dinonaktifkan oleh platform sebagai ukuran kepatuhan terhadap PP Tunas.

img_title
VIVA.co.id
8 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut