Viral Pengurus Pesantren Hancurkan Lipstik Santriwati

Pengurus pesantren menghancurkan lipstik milik santriwati
Sumber :
  • Tangkapan layar instagram.com/hariankopas

VIVA Trending – Pesantren memang terkenal dengan peraturan yang ketat. Kali ini kebijakan sebuah pesantren mendapat sorotan publik.

img_title Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo Tuai Sorotan, KPAI Desak Kompolnas dan Propam Turun Tangan

Terekam dalam video, seorang pengurus pesantren mengumpulkan lipstik atau gincu yang berfungsi sebagai pewarna bibir milik para santriwati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @hariankopas pada Kamis, 14 Juli 2022. Tampak lipstik terkumpul sangat banyak dan diletakkan di lantai.

img_title Buntut Polisi Todong Senjata ke Santriwati, Komnas Perempuan: Proses Hukum Tidak Membenarkan Tindakan Itu

Pengurus pesantren menghancurkan lipstik milik santriwati

Photo :
  • Tangkapan layar instagram.com/hariankopas

“Digeprek,” tulis akun tersebut, dikutip oleh VIVA pada Jumat 15 Juli 2022.

img_title Komnas HAM Minta Pemulihan Psikologi Buat Santriwati Ponpes di Sukoharjo yang Diduga Trauma Akibat Penggerebekan Polri

Setelah puluhan lipstik terkumpul, pengurus pesantren menghancurkan lipstik itu dengan menggunakan palu. 

Satu per satu lipstik tersebut dihancur dengan palu hingga terpecah belah. Para santriwati hanya bisa menyaksikan lipstik sitaan itu dihancurkan.

Beberapa netizen yang melihat unggahan itu meninggalkan berbagai komentar di kolom komentar. Aksi ini menuai pro kontra bagi warganet, ada yang merasa hal itu tidak perlu dilakukan, ada pula yang merasa peraturan tetaplah peraturan yang harus dipatuhi.

“Drpd di hancurkan gak bermanfaat lebih baik di sumbangkan untuk make up jenazah atau ke salon gak sih,” kata netizen.

“Pernah sekola nggak? Pasti ada aturan tata tertib dong. Mondok juga ya... punya tata tertib. Harap dimaklumkan ya. Bisa dong?,” tutur netizen.

“barang haram di pondok,” pungkas netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Jual aja buat pendapatan pondok, uangnya buat beli pot,” tulis netizen.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus.

Pemda dan Pesantren Diminta Kolaborasi Percepat Penanggulangan TBC, Wamendagri Wiyagus: Perlu Formula Terencana

Wamendagri Wiyagus mendorong agar Pemda juga perlu untuk memastikan dukungan anggaran agar program penanggulangan TBC dapat berjalan secara berkelanjutan.

img_title
VIVA.co.id
4 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut