Viral Perjuangan Putri Raja Keraton Ini Bertemu dengan Ayahnya

Viral Perjuangan Putri Raja Keraton Ini Bertemu Dengan Ayahnya
Sumber :
  • Tangkapan Layar

VIVA Trending – Beredar video viral di TikTok yang merekam tentang Gusti Raden Ayu (GRAy) Devi Lelyana Dewi dihalangi seorang petugas keamanan untuk bisa masuk ke rumah kediaman ayahandanya sendiri, yaitu Raja Keraton Surakarta, Sinuhun Pakubuwono XIII.

img_title Maha Menteri Tedjowulan Jalani Tugas Ad Interim Raja Surakarta, Suksesi Paku Buwono XIII Tunggu 40 Hari

Video yang diunggah oleh akun dengan username raden.reza, ini memperlihatkan seorang perempuan memakai pakaian kebaya berwarna hijau dengan sanggul khas keraton yang diketahui sebagai GRAy Devi sedang berbicara dengan petugas keraton yang memakai pakaian batik dengan blangkon cokelat di kepala.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

GRAy Devi ingin sekali bertemu dengan ayahnya dan meminta mohon kepada petugas dengan bahasa jawa alus.

img_title Putra Mahkota KGPAA Purboyo Umumkan Naik Tahta Jadi Raja Surakarta Paku Buwono XIV

“Pengen ketemu bapake, sebentar aja boleh toh,” ujar GRAy Devi kepada petugas keraton.

Petugas keraton tetap tidak diberikan izin, bahkan GRAy Devi ingin meminjam hp dari petugas untuk menghubungi orang yang ada di dalam keraton, tetapi tetap tidak diberikan.

img_title Polda DIY Siagakan Pengamanan Prosesi Pemakaman Paku Buwono XIII di Imogiri, Warga Diimbau Tertib

Bahkan terdengar suara saat merekam bahwa ini putri raja.

“Ini putri raja loh Pak”

Di dalam video tersebut juga disematkan sebuah kalimat ini merupakan perjuangan puteri raja yang ingin bertemu dengan ayahnya.

“Perjuangan Puteri Raja yang ingin bertemu Ayahandanya Raja Karaton Suarakarta Hadiningrat Pakubuono XIII”.

Bangunan Keraton Kesunanan Surakarta, Selasa (4/4/2017)

Photo :
  • VIVA.co.id/Fajar Sodiq

Keraton Surakarta ternyata memiliki prosedur yang sangat ketat untuk menemui raja nya sendiri, bahkan keluarga. Tetapi itu semua merupakan dari desas desus yang beredar.

Video yang diunggah di Tiktok tersebut telah ditonton oleh satu juta netizan dan menerima banyak komentar.

Komentar tersebut ada yang memuji GRAy Devi yang saat marah masih berbicara sopan dan alus dan mempertanyakan kenapa peristiwa itu terjadi.

“ternyata kalau marah pakai bahasa Jawa jadi kelihatan tetep anggunly yaaa”

“walaupun cuma petugas jaga...setidaknya beliau sekadar menjalankan tugas...loyalitasnya sangat tinggi..”

“Marahnya elegan bgt...lembut dgn bahasa yg santun”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“oh ini kalo ga salah,puteri keraton yg akhirnya hidup seadanya dibelakang keraton kalo ga salah.pernah ada itu liputannya”

“Turut prihatin padahal dahulu sblm merdeka para pendahulu sinuhun PB Surakarta berjuluk kaisar Jawa dgn pengaruh besar di pulau Jawa”

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut