Viral Pria Ini Menangkan Kompetisi Rebahan Usai 60 Jam Berbaring 

Kompetisi berbaring
Sumber :

VIVA Trending – Ada sebuah kompetisi menarik di mana pemenangnya dipilih jika berhasil tidak melakukan apa-apa, selain berbaring selama mungkin. Semakin lama peserta berbaring, maka semakin tinggi kemungkinan mereka akan menang.

img_title Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Dan terbukti, muncul satu orang pemenang usai dirinya bertahan menghabiskan waktu selama 60 jam berbaring di tanah. Kompetisi tersebut berlangsung tahunan di Desa Brezna, Montegro, Balkan. Kompetisi ini dibuat tidak meminta peserta melakukan kegiatan apapun selain berbaring.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada kompetisi 'Kejuaraan Berbaring' yang diadakan baru-baru ini, pemenangnya adalah seorang pria bernama Zarko Pejanovi. Melansir laman dari Odditycentral.com, Zarko berhasil memenangkan kompetisi ke-12 usai dirinya berbaring selama 60 jam berturut-turut tanpa bangun atau 2 hari 22 jam di atas tanah.

img_title Ajang Paduan Suara Jadi Wadah Siswa Kembangkan Keterampilan Abad ke-21

Kompetisi rebahan

Photo :

Meski terlihat sangat mudah lantaran hanya berbaring, nyatanya hal ini bisa membuat tulang serta otot terasa sakit, hingga anggota badan menjadi mati rasa.

img_title Kembangkan Talenta Muda Jenius Indonesia, Sinar Mas dan Techconnect Gelar The Genius Math League 2026

Dampak dari mengikuti kompetisi tersebut, peserta hanya ingin bangun dan melakukan peregangan saja.

“Itu tidak sulit. Percayalah, saya bahkan tidak melakukan pemanasan," kata Žarko Pejanovi, yang dikenal sebagai "Knele" kepada wartawan .

Pada kompetisinya kali ini Pejanovic berhasil mengalahkan sembilan orang lainnya yang berbaring di tanah sekitar taman. Untuk kompetisi unik ini para peserta ddiperbolehkan membawa barang-barang seperti telepon, buku untuk menyibukkan diri saat mereka menghabiskan waktu berbaring di tanah.

Namun, satu per satu dari peserta tersebut mulai bangun hingga yang tertisa hanyalah dua orang, yakni Zarko Pejanovi dari Zabjela dan Vuk Koljensi dari Danilovgrad.

Pada kompetisi tersebut, Pejanovic bertekad untuk membawa pulang gelar Juara Berbaring ke-12. Benar saja, hal tersebut akhirnya dibuktikan pada ajang tersebut dirinya menjadi peserta terakhir yang tetap berbaring.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk memenangkan edisi tahun ini, Pejanovi berhasil membawa pulang hadiah uang tunai sebanyak 350 euro (5,2 juta), makan siang untuk dua orang di restoran, menginap pada akhir pekan di desa Montenegro, hingga pergi wisata arung jeram.

Anehnya, media Montenegro baru-baru ini melaporkan bahwa tak lama setelah dinyatakan sebagai pemenang kompetisi yang tidak biasa ini, Žarko Pejanovi ditahan oleh polisi karena diduga menyerang wartawan secara fisik dan merusak markas sebuah surat kabar yang menyebutnya “penipu terbesar di seluruh Montenegro. ”. 

Ilustrasi otak.

Kompetisi Kedokteran Jadi Ajang Mengasah Pola Pikir Klinis Mahasiswa

Kompetisi ilmiah tidak hanya menjadi ajang bagi mahasiswa kedokteran untuk mengejar prestasi, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mengasah kemampuan berpikir kritis.

img_title
VIVA.co.id
26 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut