Pria di Citayam Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual Pria Berbaju Koko

Ilustrasi pelecehan seksual
Sumber :
  • Poverty Action Lab

VIVA Trending – Mamat (nama samaran) mengaku jadi korban pelecehan seksual yang dilakukan pria berbaju koko. Lokasi dan waktu kejadian di Jalan Raya Keadilan, Tanah Merah, Citayam Selasa, 25 Oktober 2022.

img_title Instruksi Cak Imin ke Kader PKB Terkait Karhutla

“Kami mendapat laporan via DM dari seorang pria yang mengaku dilecehkan saat berada di kawasan Tanah Merah Citayam. Korban berusia 17 tahun,” tulis caption akun Instagram depok24jam, dikutip Rabu 26 Oktober 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

ilustrasi pelecehan seksual pria

Photo :
  • HealthTimes

img_title Aksi Begal Payudara Siswi di Bekasi Terekam CCTV, Pelaku 42 Tahun Ditangkap

Melalui unggahannya akun tersebut memberi bukti tangkap layar DM berupa kronologis yang disampaikan Mamat. Dalam ceritanya Mamat mengatakan bahwa dirinya jadi korban pelecehan seksual yang dilakukan sesama pria.

“Saya lagi duduk sendirian di motor, tiba-tiba ada orang datang (menghampiri). Katanya dia butuh sukarelawan untuk keperluan sepupunya yang dokter,” ujar Mamat

img_title Kasus Penipuan Bintara Polri Rp28 M, 2 Polisi Dipecat, Nama Eks Pejabat Polda Jambi Ikut Terseret

Tidak memiliki rasa curiga Mamat bersedia untuk diukur tinggi badannya oleh pelaku. Menurut keterangan Mamat, ketika hendak mengukur tinggi badan, tangan pelaku menyentuh kemaluan dan membuka celana yang ia kenakan.

“Saya trauma dia menyentuh bagian kemaluan saya dan membuka celana saya,” ungkapnya

Menyadari jadi korban pelecehan seksual, Mamat segera berlari mencari bantuan. Namun sayangnya setelah mendapat bantuan pelaku telah melarikan diri.

“Ada penjaga makam yang menolong saya, (tapi) penjahat kelamin itu kabur setelah diteriaki penjaga makan,” sambungnya

Lebih lanjut, Mamat mengungkap ciri-ciri pelaku, menurut penjelasannya pelaku merupakan seorang pria berjenggot tipis. Saat kejadian pelaku mengenakan baju koko berwarna biru dilapisi jaket hijau.

Tidak menyangka bakal menjadi korban pelecehan seksual, Mamat mengaku pasca kejadian dirinya mengalami trauma dan syok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya laki-laki sangat trauma sekali, saya gak nyangka bisa kejadian seperti itu,” demikian curhat Mamat.

Direktur Jenderal Pesantren Kemenag Basnang Said

Buntut Mencuatnya Kasus Pelecehan Seksual, Kemenag Bekukan Sementara Ponpes Dar Et Tauhid

Menyusul mencuatnya dugaan kasus kekerasan seksual, Kementerian Agama akhirnya membekukan sementara aktivitas Pondok Pesantren Dar Et Tauhid yang berada di Bekasi

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut