5 Mitos Kota Kediri, Bisa Bikin Presiden RI Lengser?
- U-Report
Kutukan ini dikaitkan dengan lengsernya Presiden Soekarno, BJ Habibie dan Abdul Rahman Wahid atau Gus Dur tidak lama setelah kunjungan mereka ke kota Kediri. Namun hal ini juga belum diketahui faktanya sehingga masih menjadi misteri, barang kali hal tersebut hanya sebuah kebetulan belaka.
3. Ramalan Jaya Baya
Jayabaya
- U-Report
Ramalan Jaya Baya merupakan ramalan yang dari tradisi jawa dan salah satu ramalan yang dipercaya ditulis oleh Raja Kerajaan Kediri yaitu Jaya Baya, maka dari itu berasal dari JayaBaya.
Ramalan ini menjadi misteri karena beberapa ramalan telah terbukti, salah satunya yaitu “Tanah Jawa berkalung besi” dimana ramalan tersebut memiliki arti Rel kereta api yang kini mengelilingi tanah Jawa.
Ramalan yang terbukti selanjutnya adalah “kejajahan sakumur jagung karo wong cebol,” perkiraan ini diyakini terbukti karena indonesia terjajah oleh Jepang.
4. Piramida Terpendam
Piramida Giza.
- Getty Images
Gunung Klotok yang berada di dekat Gunung Wilis ini memiliki misteri yang dipercaya masyarakat. Tim katastropik purba juga menduga, di dalam gunung ini terdapat sebuah peninggalan pra sejarah yang menyerupai candi, namun hal ini belum terbukti kebenarannya.
Hal ini dikarenakan dilihat secara kasat mata gunung Klotok ini menyerupai sebuah piramida yang unik dan tidak biasa, sehingga memungkinkan jika terdapat semacam candi di dalamnya.
5. Larangan Menikah dengan Warga Lamongan
Kota Texas di Lamongan
- http://www.jelajah-nesia.blogspot.com
Masih misteri menjadi hinga kini, mitos yang beredar mengenai larangan pernikahan antara warga Kediri dengan warga Lamongan ini. Berawal dari kisah dua putri kembar dari adipati Kediri yaitu Dewi Andansari dan Dewi Andanwangi yang meminta dinikahkan dengan putra kembar bupati Lamongan.
Sayangnya secara tidak terduga rencana pernikahan tersebut gagal dan malah berakhir dengan peperangan antar kerajaan Kediri dan Lamongan dan hal tersebut menyebabkan bupati Lamongan meninggal.
Sebelum menghembuskan nafas terakhir dari bupati Lamongan, dia memberi pesan terakhir sekaligus kutukan sehingga anak hingga cucunya nanti tidak boleh menikah dengan warga Kediri.