Viral, Kisah Mistis Konser di Desa Gaib di Kaki Gunung Merapi - Part 2

Gunung Merapi memuntahkan awan panas.
Sumber :
  • BPPTKG

“Itu semuanya di jalan gak karuan bawa motornya, mungkin mereka merasakan apa yang aku rasakan juga,” terangnya

img_title Usai Diperiksa Soal "Drama" Dibegal, Model Ansy Jan De Vries Menangis

Ilustrasi - Kondisi hujan abu tipis dampak erupsi Gunung Merapi yang didokumentasikan oleh warga di Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Minggu, 8 Agustus 2021.

Photo :
  • ANTARA

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada akhirnya Sofi dan rombongan berhasil menemukan jalan yang diterangi lampu. Ia pun mengaku senang saat melewati jalan tersebut. Tapi, lanjutnya, kejadian mengerikan kembali ia alami.

img_title Benarkah Tangisan Keluarga Bisa Menyiksa Jenazah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Sofi merasa ada yang mengikutinya di belakang, ia melihat bayangan hitam yang sekilas terbesit dari sorotan lampu. Ia pun mengaku saat itu ransel yang dipakai menjadi sangat berat, padahal hanya berisi baju dan sepatu untuk mengisi acara.

“Itu kondisi badan ku sudah demam habis dari atas, tapi tasku beratnya gak wajar, aku mulai ngerasa gak enak,” ungkapnya

img_title Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi, 2 Warga Meninggal Dunia

Lebih lanjut, Sofi mendengar suara yang cukup jelas di atas kepalanya. “Aku nengok ke atas, aku langsung teriak sekeras-kerasnya, tapi teman ku, yang bawa motor gaada yang dengar,” sambungnya

Sofi mengatakan saat itu melihat sosok hitam, sangat besar dan menyeramkan seakan ingin meraihnya. “Aku gak bisa menggambarkan, kalau Reog kan ada seninya, ini enggak, ini bener-bener setan,” terangnya lagi

Sofi menangis dan panik sambil memukul-mukul punggung rekannya yang membawa motor. Kendaraan melaju dengan sangat cepat, di tengah perjalanan Sofi melihat makhluk-makhluk mengerikan yang tidak pernah ia lihat sebelumnya.

Erupsi Gunung Merapi

Photo :
  • vstory

Akhirnya mereka berhasil menemukan jalan raya yang dilalui banyak kendaraan. Namun, kata Sofi, tempat tersebut berbeda dengan tempat yang kemarin sore mereka lalui, yang memakan waktu hingga 5 jam.

Kali ini mereka sampai ke jalan raya hanya memerlukan waktu 1 jam sejak mereka pergi dari lokasi acara misterius tersebut.

“Loh, kok kita di sini, kemarin gak lewat jalan ini,” ujar mereka, Sofi mencontohkan

Akhirnya mereka pun pulang ke rumah. Sejak kejadian itu ia mengaku menjadi trauma setiap disuguhkan teh hangat saat bertamu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kembali ke desa misterius

Keesokan harinya, setelah di rumah, Sofi menceritakan kejadian ini ke pacarnya, kini sudah menjadi suaminya. Sang kekasih yang memiliki rasa penasaran soal kejadian semacam ini pun memaksa Sofi untuk mengantarnya kembali ke tempat misterius tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut