Universitas Gunadarma Angkat Suara Soal Viral Aksi Pelecehan

Wakil Rektor 3 bidang Kemahasiswaan Universitas Gunadarma, Irwan Bastian
Sumber :
  • VIVA/Zahrul Darmawan

VIVA Trending – Pihak kampus Universitas Gunadarma angkat suara terkait peristiwa dugaan tindak pidana pelecehan seksual yang terjadi di lingkungannya, hingga terjadi aksi main hakim sendiri oleh para mahasiswa.

img_title Atlet Australia Jadi Sorotan Usai HYROX Beijing, Begini Rekam Jejaknya

Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan Universitas Gunadarma, Irwan Bastian menjelaskan, awal mula terungkapnya peristiwa pelecehan seksual itu berawal dari postingan media sosial @anakgundardotco yang dikelola oleh mahasiswa Gunadarma.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, pihak kampus pun mendapatkan informasi itu dari media sosial tersebut, “Perlu kami sampaikan bahwa kami pihak kampus mendapat berita dari medsos, bukan dari korban,” kata Irwan kepada wartawan, Rabu 14 Desember 2022.

img_title Ramalan Tarot Nasib Betrand Peto di Kasus Pelecehan: Peluang Lolosnya 75 Persen

Suasana di Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat.

Photo :

Irwan mengatakan, pada Sabtu 10 Desember 2022 malam, bidang kemahasiswaan Universitas Gunadarma mendengar berita tentang dugaan aksi pelecehan seksual tersebut, yang diduga  pelaku dan korbannya adalah mahasiswa aktif.

img_title Beda Cerita Kronologi Kejadian Pelecehan Seksual Versi Betrand Peto dan Korban ANW

“Kemudian pada hari Minggu, 11 Desember 2022 pukul 13.00, Bidang Kemahasiswaan proaktif membangun komunikasi dengan korban, untuk meminta keterangan mengenai kronologi kejadian yang menimpanya,” kata Irwan.

Selanjutnya pada hari yang sama, pada pukul 16.30, pihak kampus memanggil terduga pelaku di Kampus E untuk dimintai keterangan. Proses itu berjalan selama 4 jam dan diketahui rupanya korbannya bukan hanya satu melainkan tiga.

“Pada hari Senin, 12 Desember 2022 bidang kemahasiswaan kembali membangun komunikasi  dengan korban 2 dan korban 3 yang juga mahasiswa Gunadarma, untuk meminta keterangan mengenai kronologi kejadian yang menimpanya,” kata Irwan.

Irwan melanjutkan, saat proses penyelesaian kasus tersebut sedang berjalan, rupanya akun instagram @anakgundardotco kembali memposting adanya peristiwa pelecehan seksual lainnya dengan pelaku dan korban yang berbeda.

“Nah, sebelum pelaku kedua ini kami panggil, tanpa diduga pada hari yang sama Senin, 12 Desember 2022 sekitar pukul 15.00, di kampus E Universitas Gunadarma, terjadi kerumunan mahasiswa di sekitar area Wall Climbing yang sedang menghukum dua terduga pelaku,” kata Irwan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua terduga pelaku diikat di sebuah pohon kemudian dibully dengan cara disiram air hingga disuruh minum air kencing.

“Bidang kemahasiswaan Universitas Gunadarma bersama satuan pengamanan (satpam) mendatangi kerumunan tersebut dan mengambil langkah tegas dan cepat untuk mengamankan para terduga pelaku dari aksi main hakim sendiri para massa mahasiswa,” kata Irwan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut