Geger! Lansia Ini Masukan Bom ke Dubur Demi Kepuasan Seks

Ilustrasi orang lanjut usia atau lansia.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA Trending – Geger lansia nekat memasukkan bahan peledak ke duburnya demi kepuasan seksual. Tak tanggung-tanggung bahan peledak yang masuk ke area intimnya itu sama dengan jenis yang dipakai saat Perang Dunia I.

img_title Dokter di Bandung Bantah Cabuli Anaknya, Polda Jabar Selidiki Korban Bisa Tertarik Konten Pornografi

Para petugas medis dan pasien di rumah sakit menjadi panik. Mereka akhirnya dievakuasi lantaran bom yang dimasukkan itu berpotensi meledak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi bom

Photo :
  • Pixabay.

img_title Di Tengah Kabut Asap Karhutla, Polisi di Kalteng Tetap Gelar Operasi Patuh Telabang

Dilaporkan NYPost, awalnya pasien berusia 88 tahun itu mengunjungi RS Sainte Musse di Toulon untuk mengeluarkan bahan peledak antik itu, namun malah memicu ketakutan.

"Keadaan darurat terjadi dari jam 9 malam sampai 11:30 malam pada Sabtu malam yang membutuhkan campur tangan personel penjinak lahir, menangkap orang dewasa dan darurat anak-anak serta darurat darurat yang masuk," kata juru bicara rumah sakit tersebut.

img_title Geely EX2 Baru Dipakai 6 Hari, Mobil Listrik Ini Dikeluhkan Malah Tak Bisa Ngecas

Beruntung para penjinak bom di tempat kejadian mengatakan bahwa kecil kemungkinan peluru itu akan meledak di dalam tubuh pria itu.

"Mereka meyakinkan kami dengan memberi tahu kami bahwa itu adalah barang kolektor dari Perang Dunia Pertama, yang digunakan oleh militer Prancis," kata pihak rumah sakit itu.

Dokter yang sempat panik akhirnya memulai operasi untuk mengeluarkan benda yang berukuran hampir 20 cm dari dubur lansia tersebut. Dokter meyakini pasien memasukkan benda itu ke anusnya demi kenikmatan seksual.

Ilustrasi operasi

Photo :
  • Istimewa

"Sebuah apel, mangga, atau bahkan sekaleng busa cukur, kami terbiasa menemukan benda-benda yang tidak biasa dimasukkan di tempat yang tidak seharusnya," kata seorang dokter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tapi selongsong peledak? Tidak pernah!" sambungnya.

Petugas medis terpaksa mengoperasi pria tua itu dan memotong perutnya untuk mengeluarkan relik tersebut. Menurut pihak rumah sakit, dia sekarang dalam keadaan "sehat" dan diperkirakan akan pulih sepenuhnya dari operasi.

Ilustrasi kekerasan seksual terhadap anak.

Awal Mula Cerita Dokter Cabuli Anaknya Sejak 2025, Polisi Bongkar Siasat Pelaku

Direktur PPA PPO Polda Jabar Kombes Rumi Untari menceritakan awal mula dokter umum berinisial IS (37) cabuli anak kandungnya berinisial CA (3,6 tahun). Namun

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut