Viral Peneliti BRIN Ancam Bunuh Warga Muhammadiyah, Status Masih Terlapor

Andi Pangerang Hasanuddin, peneliti astronomi BRIN
Sumber :
  • Twitter @Farrel1510

VIVA Trending - Kepolisian Resor Jombang melakukan pemeriksaan terhadap Andi Pangerang Hasanudin, peneliti BRIN yang disorot karena pernyataannya di media sosial bernada ancaman pemubunuhan terhadap warga Muhammadiyah. Kasus itu masih tahap penyelidikan.

img_title Pembunuh Wanita Tewas dalam Karung di Boven Digoel Ditangkap, Pelakunya Pacar Korban

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang Ajun Komisaris Polisi Aldo Febrianto mengatakan, Andi diperiksa dari pukul 13.00 sampai 15.00 WIB dalam statusnya sebagai terlapor. "Terlapor sudah datang dan kooperatif," katanya dikonfirmasi wartawan, Selasa, 25 April 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena masih terlapor, Aldo menuturkan Andi dipulangkan setelah menjalani pemeriksaan awal. Penyelidik juga masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan lainnya untuk menemukan unsur pidana dalam kasus tersebut. "Sedang proses semuanya," tandasnya.

img_title Bergaji Rp9 Juta Sehari, Dwi Bagus yang Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun Punya Keahlian Langka

Komentar viral peneliti BRIN yang mengancam membunuh warga Muhammadiyah.

Photo :
  • Tangkapan layar Twitter

Selain Andi, Aldo menerangkan bahwa pihaknya juga sudah meminta keterangan dua saksi pelapor dari Muhammadiyah Jombang. Dia mengatakan penanganan kasus tersebut dikoordinasikan dengan Kepolisian Daerah Jawa Timur.

img_title Awal Mula Keluarga Curiga Dwi Bagus Jadi Pembunuh Dini

Terpisah, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Sukadiono mengatakan bahwa pihaknya sudah resmi melaporkan Andi Pangerang ke polisi melalui Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jombang pada Senin, 24 April 2023. 

Dia menjelaskan, Andi dilaporkan dengan pasal ujaran kebencian dan ancaman pembunuhan. Kata Sukadiono, pelaporan dilakukan sebagai bentuk ketaatan Muhammadiyah pada hukum. Muhammadiyah tidak ingin warganya melakukan persekusi dan main hakim sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan minta maaf peneliti BRIN Andi Pangerang yang ancam warga Muhammadiyah

Photo :
  • Istimewa

Hikmah dari kegaduhan itu, lanjut Sukadiono, warga Muhammadiyah bisa berefleksi diri. "Kasus oknum BRIN ini menegaskan bahwa kecepatan yang menjadi ruh era teknologi hari ini bisa menciptakan kekacauan dan kerusakan harmoni dalam masyarakat," katanya.

Polisi menggiring tersangka pembunuhan ibu dan anak di Kota Madiun

Di Balik Pembunuhan Istri Siri dan Anak di Madiun, Ada Fakta Mengejutkan soal Istri Sah Dwi Bagus

Di tengah upaya Dwi Bagus Martono (40) menghilangkan jejak kejahatannya, tabir di balik pembunuhan sadis Dini Hardiyanti (30) dan anaknya, AGF (4), perlahan terungkap.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut