Jasad Orang Ini Dinikahkan Setelah 30 Tahun Meninggal
- Tangkapan Layar
Sebenarnya, praktik Pretha Kalyanam sudah jarang dilakukan. Sebelum kasus Chadappa dan Shobha, pernikahan terakhir terjadi tahun 2017 melibatkan pasangan Sukanya dan Ramesh.Â
Setidaknya, mengutip Vice, ada dua alasan logis dibalik pudarnya praktik ini. Pertama, karena menurunnya angka kematian bayi. Memang, keberadaan praktik Pretha Kalyanam tidak terlepas dari banyaknya jumlah bayi yang meninggal. Semakin banyak, jelas praktik itu bakal tumbuh subur dan sering dilakukan.
Mengacu pada data yang dipublikasikan pemerintah Kerala, berkat upaya perbaikan sektor pendidikan dan kesehatan, angka kematian bayi di sana kini sangat rendah berkisar 12 dari 1.000 kelahiran. Praktis, praktik itu sudah jarang dilakukan.
Kedua, masih berkaitan dengan perbaikan sektor pendidikan dan kesehatan oleh pemerintah setempat. Keberhasilan otoritas melakukan perbaikan di dua sektor tersebut semakin mencerahkan dan membukakan mata masyarakat bahwa praktik itu sebetulnya tidak logis dan kental takhayul.Â
Alhasil, dengan tercerahkannya pengetahuan masyarakat, maka logis apabila praktik itu mulai ditinggalkan.Â