Panji Gumilang Ungkap Ada Upaya Merebut Pesantren Al Zaytun Darinya

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Indramayu, Panji Gumilang
Sumber :
  • YouTube

Indramayu – Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun Panji Gumilang meyakini di tengah polemik yang memanas ini, ada pihak-pihak yang berusaha merebut Al Zaytun dengan melontarkan isu sesat secara beruntun kepadanya.

img_title Wabup Syaefudin Ditahan, Lucky Hakim Akhirnya Buka Suara dan Minta Maaf kepada Pemilih

Dia menegaskan bahwa pesantren yang berlokasi di Indramayu, Jawa Barat itu tidak bisa dipisahkan dari genggamannya “umpama” gula dan rasa manis atau garam dan rasa asin. Hal ini dikatakan Panji Gumilang saat hadir di program Kick Andy.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Zaytun, Indramayu, Panji Gumilang

Photo :
  • YouTube

img_title Korupsi Tunjangan DPRD Indramayu, Wabup Ditahan

"Inilah dalam rangka mau menghancurkan pendidikan bangsa ini. Sudah pun belum bisa membangun tempat pendidikan seperti ini, kemudian menginginkan punya seperti ini, kemudian menyarankan untuk dipisahkan antara pimpinan dan proyeknya nanti dikuasai dengan mudah," ujar Panji Gumilang seperti dikutip Senin 3 Juli 2023.

Terkait hal itu, Panji Gumilang mengingatkan kepada pihak-pihak yang memiliki upaya demikian bahwa Al Zaytun masih berdiri di Indonesia. Dia sebagai pemimpin juga tunduk dengan aturan yang ada seperti Undang-Undang 1945 serta Pancasila.

img_title Praperadilan Gagal, Wabup Indramayu Syaefudin Kini Terancam Upaya Paksa Kejati Jabar

Panji mengajak apabila ada yang ingin memiliki lembaga seperti Al Zaytun untuk berkolaborasi dengan mendirikan bangunan dan sistem serupa. “Yang fair saja. Ayo kita bangun lagi (Ponpes yang baru). Begitu," kata dia

Leih lanjut, soal pernyataannya tersebut, Panji mengaku ia sedang tidak menuduh pihak tertentu. Namun, dia menilai bahwa upaya masif untuk merebut Pesantren Al Zaytun adalah nyata.

Selain itu dia juga meluruskan soal pernyataan “saya komunis” yang belakangan viral setelah dia ucapkan. Menurutnya hal itu keliru dan perlu diluruskan.

“Saya (benar) mengatakan tapi ada proses mengatakannya,” ungkap dia

Panji lantas bercerita, saat itu pengusaha asal Tiongkok datang ke Al Zaytun untuk mengecek barang yang dibeli Panji dari mereka. Lantaran kagum dengan majunya perekonomian Negeri Tirai Bambu, Panji lantas bertanya kepada si pengusaha itu soal apa agama yang mereka anut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“China kok bisa maju cepat, saya bertanya agamamu apa, belum dia jawab, saya tanya, apakah Budha? Apakah Konghucu? Hindu? Kristian? (dia jawab) Nggak, saya Komunis,” cerita Panji

“Itu saya ceritakan kepada anak didik saya,” pungkasnya

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut