Viral Pengemis di Pati Party Bareng LC Karaoke, Duitnya dari Hasil Minta-minta

Pengemis di Pati Party Bareng LC Karaoke
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Pati – Seorang pengemis di Pati, Jawa tengah kini viral di media sosial karena terekam sedang berpesta atau party di ruang karaoke sambil memeluk seorang wanita pemandu lagu (LC).

img_title OTT HGB Bikin Geger! KPK Sita Rp106,3 M, Puluhan Miliar Ditemukan di Rumah Orang Kepercayaan Nusron

Video yang merekam momentum tersebut diunggah oleh akun TikTok @.lambe_turah. Diketahui pengemis itu bernama Aris, diduga uang yang Aris habiskan untuk pesta itu berasal dari uang hasil mengemis di jalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengemis di Pati Party Bareng LC Karaoke

Photo :
  • Tangkapan Layar

img_title Terungkap! Bos Summarecon Diduga Setor Rp1,5 Miliar ke Orang Kepercayaan Nusron

Dalam video terlihat potongan aktivitas Aris pada siang hari saat beraksi menjadi pengemis. Dia menghampiri kaca depan sebuah mobil sambil menyodorkan gelas plastik kosong yang menjadi tempat menampung uang. 

Potongan video lain menampilkan aksi Aris di ruang karaoke bersama seorang LC. Dia berdiri sambil memeluk LC wanita yang sedang bernyanyi. Badannya ikut bergoyang mengikuti irama lagu.

img_title Komisi IX DPR Usul Korban Keracunan MBG Dapat Uang Kompensasi dari Pemerintah

Satpol PP Pati lantas menindaklanjuti video viral itu dengan mencari keberadaan Aris. Dia berhasil ditangkap dalam operasi penertiban.

Hal yang mengejutkannya, Aris ternyata sudah dua kali terjaring operasi penertiban. Pada Jumat, 30 Juni 2023, saat ditangkap, Aris sudah diberi peringatan. Djuharianto berkata saat itu Aris berjanji tidak mengulangi. 

Video itu lantas mengundang komentar netizen yang kesel karena pernah memberi uang kepada pengemis karena disalah gunakan:

“Makanya gw gak pernah kasih pengemis yang masih muda, yang masih kuat tenaganya buat cari kerjaan yang bener. Gak maluu!” Ujar netizen.

“Ternyata yg harus dikasihani kita yang memberi pengemis,” ujar Netizen lainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pelajaran: Jangan pernah memberi uang ke Pengemis yang umurnya masih muda/sehat untuk bekerja karena kalau kita memberi sama saja kita mendukung mereka menjadi malas.”

“Inilah alasan saya TIDAK PERNAH MEMBERI PADA PENGEMIS, lebih baik membeli ke pedagang tisu atau asongan tapi uangnya kita lebihin lebih bermanfaat. Daripada ke PENGEMIS, bentuk PENGEMIS apapun. Apalagi yang bawa bayi atau anak sama sekali hati tidak tersentuh untuk memberi.”

Para tersangka kasus pengurusan HGB Summarecon saat hendak ditahan KPK.

4 Orang Kepercayaan Nusron Terseret, KPK Bongkar Duduk Perkara Hingga Jejak Uang Kasus HGB

KPK mengungkap sejumlah temuan uang dalam penyidikan dugaan suap pengurusan hak guna bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Salah satunya, uang Rp8 miliar.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut