Cerita Hotman Paris Pernah Ingin Bunuh Diri, Ini Penyebabnya

Hotman Paris Hutapea.
Sumber :
  • VIVA/Andrew Tito.

Jakarta – Sujiwo Tejo mengatakan kenikmatan memiliki sifat naik turun, dia memberi contoh di mana seseorang akan berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan mobil, saat mendapatkannya maka orang tersebut akan senang. Namun, setelah berlalu bulan demi bulan, maka kebahagiaan memiliki mobil itu akan pudar.

img_title Rupiah Dibayangi Ancaman Rp21.000 per Dolar AS, Ini 4 Hal yang Harus Segera Dibenahi

Lantas Sujiwo Tejo bertanya kepada Hotman Paris, apakah pengacara sekaligus pengusaha itu pernah mengalami hal serupa dengan yang barusan diceritakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjawab hal tersebut Hotman Paris mengatakan dirinya pernah mengalami kondisi demikian, namun untuk terus memotivasi semangat hidupnya, ia terus menumbuhkan keinginan-keinginan baru untuk dicapai.

img_title Hashim Ramal Dolar AS Bisa Tembus Rp22.000 Gegara MSCI, Begini Respons Bos BI

“Iya, perasaan itu ada, tapi yang bikin kita semangat hidup itu adalah kalau ingin selalu mencari dan mencari lagi hal berbeda dengan apa yang telah kita capai. Kalau itu ada terus, maka itulah yang membuat kita survive,” ujar Hotman dalam program Youtube QnA Pengacara Bling-bling Tahan Banting, seperti dilihat Minggu, 16 Juli 2023.

img_title Dolar AS Nyaris Tembus Rp18.200, BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Makin Tertekan

Kendati demikian, di balik kesuksesan yang diraih Hotman kini, pria 63 tahun itu blak-blakan mengaku sempat ingin mengakhiri hidup lantaran frustasi.

“Saya pernah mau bunuh diri, waktu saya di Bank Indonesia,” ungkap Hotman

Hotman bercerita saat itu usianya masih 20 tahun, dia mendapat tawaran kerja di Bank Indonesia, dia pun setuju lantaran dahulu BI dianggapnya baik untuk memulai karier.

Setelah diterima, Hotman pun diminta untuk mempelajari berbagai hal yang berhubungan dengan keuangan. Hotman yang tidak suka dengan hal tersebut pun mengabaikan kelas yang difasilitasi kantornya itu.

“Yang pertama diajarin adalah neraca sama hitung dagang, itu sangat saya benci, akhirnya saya gak pernah mau ikut kelas,” jelasnya

Hotman Paris

Photo :
  • IG @hotmanparisofficial

Akibat tidak pernah ikut kelas, Hotman semakin jauh tertinggal materi pembelajaran. Lalu, masuklah dia ke tahap pengujian. Di sana Hotman yang sedari awal tidak mengikuti pelajaran, menjadi tidak tahu apapun.

“Akhirnya saya frustasi, saya liat teman-teman semua kerja, saya bilang ‘gua ngerti juga kaga’ akhirnya dianggap orang saya bodoh sama stres, lama-lama jadi stres beneran karena saya sudah gak kuat lagi,” kata dia

“Saya dari kecil selalu juara 1 atau 2, tiba-tiba di kelas itu selalu jadi bahan cemoohan, karena dianggap bodoh” sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, keinginan Hotman untuk mengakhiri hidup itu urung dilakukan setelah dia melihat keceriaan tukang becak yang dijumpai di depan kantornya.

Artikel ini tidak untuk menginspirasi dan diimbau Anda tak menirunya. Jika Anda merasakan gejala depresi, permasalahan psikologi yang berujung pemikiran untuk melakukan bunuh diri, segera konsultasikan ke pihak-pihak yang dapat membantu Anda seperti psikolog, psikiater atau klinik kesehatan mental.

Ilustrasi rupiah.

Kilas Balik Rupiah Melemah Sepanjang Oktober 2026, Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Rupiah melemah sepanjang Oktober 2026 hingga menembus Rp18.100 per dolar AS. Simak kilas baliknya saat awal anjlok, pernyataan Destry, Hashim, dan dampaknya.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut