Edi Darmawan Bantah Pecat Karyawan Sepihak: Yang Bubarin Mereka Sendiri

Ayah Mirna, Edi Darmawan Salihin bersama Karni Ilyas
Sumber :
  • Karni Ilyas Club

Jakarta – Edi Darmawan Salihin yang merupakan ayah dari almarhum Mirna Salihin baru-baru ini berbicara mengenai laporan dari puluhan mantan karyawannya. Edi menilai bahwa eks karyawannya yang melaporkannya ke polisi itu hanya mau meminta uang lagi. 

img_title Usung The Novo Way Jadi Budaya Baru di Industri Kesehatan, Novo Lakukan Rebranding

Karyawan saya itu 4774 orang yang ribut, yang udah ompong-ompong itu 5 orang. Dia sudah dapet uang semua. Buktinya ini saya lampirkan,” kata Edi Darmawan Salihin seperti dilansir dari kanal YouTube Intens Investigasi pada Selasa, 14 November 2023. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mohon ini (video penjelasan) di upload supaya jelas. Itu duitnya pada kemana dan kemudian saya ikut ke pengadilan perdata sudah dinyatakan lawyernya juga ngomong kan PT FICC (Fajar Indah Cakra Cemerlang) harus mengganti, bukan saya lho,” papar Edi Darmawan. 

img_title 50 Perusahaan di 8 Provinsi Disegel Gegara Karhutla, Jika Terbukti Melanggar Denda hingga Rp 1 Triliun

Ayah Mirna, Edi Darmawan Salihin bersama Karni Ilyas

Photo :
  • Karni Ilyas Club

Edi Darmawan mengatakan bahwa dia adalah pemilik pribadi gedung-gedung perusahaan tersebut. Dia bahkan sampai menawarkan para mantan karyawannya itu untuk menjual gedung tersebut dan mereka bakal diberikan insentif. 

img_title Lari 5K PORSENI Bakrie 2026 Berhasil Diikuti Ribuan Pelari, mulai dari Pekerja hingga Pecinta Olahraga

“Saya kan yang pemilik saya orang pribadi yang punya gedung-gedung tuh, dia lihat kali gedung saya masih banyak. Saya bilang kalo lu jual, laku, gue bagi. Jualin kalo bisa, sekarang semua orang lagi susah begini,” ungkap ayah Mirna Salihin. 

Ayah Mirna salihin itu menyebut bahwa alasan dirinya memecat para karyawan bukan atas keinginan diri sendiri, melainkan karyawan itu sendiri. Pemecatan karyawan ini dilakukan karena kartu kredit perusahaan terkena denda hingga miliaran. 

“Nah saya kaish tahu ya kawan-kawan di FICC, saya tanya sekarang saya jelaskan ke lawyernya mungkin belum tau nih urusannya yang bubarin PT FICC itu adalah karyawan sendiri,” jelas Edi Darmawan. 

Edi Darmawan Salihin

Photo :
  • YouTube tvOneNews

“Waktu itu saya pakai speaker besar yang di Jakarta aja saya ngomong. ‘Eh lu orang jangan sampai gak kerja ini kartu kredit ini tagihan kartu kredit kalo telat kita di denda bisa miliaran nih’. Orang jutaan itu barang bang,” tambahnya. 

Edi Darmawan mengatakan bahwa mantan karyawannya itu hanya mengambil uang harian, tapi setelah itu mereka malah melakukan boikot. Hal tersebut lantaran dia menerapkan sistem digitalisasi mengingat saat itu dalam masa pandemi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sehari dia ngambil uang harian lalu keluar nggak balik lagi dia (mantan karyawan) boikot kita. Karena saya keluarin suatu proses digitalisasi karena masih pada masa pandemi. Tau-tau emang gak boleh kerja kan, orang dempet-dempet gitu kerja gimana,” ungkapnya.

Baca artikel Trending menarik lainnya di tautan ini. 

Presiden Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Prabowo Soroti Laba BUMN Naik Gegara Pembenahan Perusahaan Negara

Prabowo kembali menyoroti peningkatan laba sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) pada semester I 2026 sebagai hasil pembenahan pengelolaan perusahaan negara.

img_title
VIVA.co.id
18 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut