Surat Osama Bin Laden untuk AS Viral di Tengah Perang, Isinya Begini

Osama Bin Laden
Sumber :
  • The New Yorker

VIVA Trending – Belum lama ini surat dari mantan pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden menjadi viral di media sosial lebih dari dua dekade setelah serangan 9/11 yang memicu Perang Melawan Teror Amerika Serikat (AS).

img_title Prabowo Teriakkan 'Free Palestine' dan Kenakan Keffiyeh dalam Peringatan Seabad Gontor

Surat anti-Zionis itu tampaknya menarik perhatian para aktivis hak-hak rakyat Palestina di tengah Perang Hamas-Israel yang saat ini terjadi di Gaza. Video dengan tagar “LettertoAmerica” telah dilihat lebih dari 13,5 juta kali di TikTok @.yahoonews, sejak diposting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Osama Bin Laden

Photo :
  • businessinsider.com

img_title Makin Memanas! Houthi Klaim Arab Saudi Lancarkan 26 Serangan dalam 24 Jam

“Saya ingin semua orang menghentikan apa yang mereka lakukan saat ini dan membaca – yang sebenarnya hanya dua halaman – bacalah ‘A Letter to America,’” katanya dalam unggahan itu, sebagaimana dilansir RT.

“Dan tolong kembali ke sini dan beri tahu saya pendapat Anda karena saya merasa sedang mengalami, seperti, krisis eksistensial saat ini, dan banyak orang yang mengalaminya, jadi saya hanya perlu orang lain untuk merasakannya juga."

img_title Arab Saudi dan Houthi Saling Serang, 5 Orang Tewas Termasuk 3 Anak-anak

Pengguna lain bereaksi serupa terhadap surat yang baru ditemukan kembali, yang berusia lebih dari 20 tahun. Pengguna TikTok lainnya yang mengaku menderita “krisis eksistensial” mengatakan tentang surat tersebut, “Saya tidak akan pernah memandang kehidupan dengan cara yang sama; Saya tidak akan pernah memandang negara ini dengan cara yang sama.”

Sementara itu, Senator AS Marco Rubio menyatakan dalam sebuah postingan di X (Twitter) bahwa reaksi tersebut menunjukkan simpati terhadap teroris: “Mereka sekarang memahami bahwa terorisme adalah metode perlawanan yang sah terhadap 'penindasan', dan Amerika pantas diserang pada 9/ 11.”

Bin Laden, yang menulis surat “kepada rakyat Amerika” pada 2002, mengecam AS karena mendukung pendudukan Israel di wilayah Palestina dan berpendapat bahwa orang-orang Yahudi mengendalikan kebijakan, modal, dan media Amerika.

“Pembentukan Israel adalah kejahatan yang harus dihapuskan,” tulisnya.

“Setiap orang yang tangannya tercemar karena berkontribusi terhadap kejahatan ini harus menanggung akibatnya – dan membayar mahal.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendiri Al-Qaeda kemudian menyerukan agar darah warga Palestina dibalas. “Diperintahkan oleh agama dan intelektualitas kami bahwa kaum tertindas mempunyai hak untuk membalas agresi,” kata Bin Laden.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut